Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LIPI Catat Jumlah Paten Litbang Tertinggi di Indonesia

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM sebagai Peringkat Pertama Permohonan Paten Tertinggi Tahun 2019 Kategori Penelitian dan Pengembangan/BUMN.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 06 November 2020  |  09:00 WIB
Doktor Tjandrawati Mozef Peneliti Biokimia Farmasi LIPI yang juga penemu menunjukan detection kit
Doktor Tjandrawati Mozef Peneliti Biokimia Farmasi LIPI yang juga penemu menunjukan detection kit "QIRANI 19" atau alat deteksi alternatif Virus Corona di Laboratorium Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (26/8/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM sebagai Peringkat Pertama Permohonan Paten Tertinggi Tahun 2019 Kategori Penelitian dan Pengembangan/BUMN.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Freddy Harris kepada Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI Agus Haryono, pada Kamis (5/11/2020).

Selama 2019 LIPI telah mengajukan permohonan paten sebanyak 227.

Dalam siaran persnya, LIPI menyatakan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari peran Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah (PDDI) LIPI yang memiliki tugas dan wewenang untuk melakukan pemantauan atas seluruh publikasi terbitan berkala yang diterbitkan di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, LIPI dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual juga melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Integrasi Data Kekayaan Intelektual Komunal (KIK).

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Utama LIPI Nur Tri Aries Suestinigtyas dan Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Freddy Harris. Penandatanganan perjanjian ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman tentang Pelindungan KIK Indonesia yang telah ditandatangani pada 26 April 2017.

Kepala Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah LIPI Hendro Subagyo mengatakan kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan pusat data KIK Indonesia serta untuk membangun hubungan yang sinergis antarkementerian dan lembaga dalam melindungi KIK Indonesia.

Pusat data KIK Indonesia ini digunakan untuk mempertegas kekayaan alam dan keanekaragaman budaya Indonesia.

Di tengah pandemi, pendaftaran HaKI meningkat pesat. Freddy Harris, Dirjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM, mengatakan bahwa permohonan kekayaan intelektual dari Januari-Juni 2020 mencapai 42.501 pengajuan, meliputi permohonan baru dari desain industri, merek, paten dan paten sederhana.

Di tengah pandemi, pihaknya mengandalkan sistem digital untuk tetap dapat melayani masyarakat demi meningkatkan pelindungan kekayaan intelektual (KI) sekaligus mengurangi praktek pungutan liar.

Sementara itu, Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional menyiapkan insentif hak atas kekayaan intelektual (HKI) untuk meningkatkan komersialisasi paten di Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lipi hak paten
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top