Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PLN Cetak Penjualan Rp205 Triliun hingga September 2020

Peningkatan penjualan listrik pada sektor rumah tangga dan industri pertanian serta industri UMKM ikut mendorong pertumbuhan penjualan PLN.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  09:13 WIB
Teknisi melakukan perawatan rutin perbaikan jaringan listrik di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/2). - JIBI/Paulus Tandi Bone
Teknisi melakukan perawatan rutin perbaikan jaringan listrik di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/2). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA — Di tengah pandemi Covid-19, PT PLN (Persero) membukukan penjualan tenaga listrik sebesar 181.638 GWh pada triwulan III 2020 atau tumbuh sebesar 0,6 persen dari 180.570 GWh pada triwulan III 2019.

Hal ini menjadikan penjualan tenaga listrik PLN sampai dengan September 2020 mencapai Rp205,1 triliun, tumbuh 1,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp202,7 triliun, tanpa perubahan tarif tenaga listrik sejak 2017.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi melalui siaran pers, Jumat (30/10/2020) menjelaskan bahwa secara keseluruhan selama triwulan III/2020, PLN membukukan pendapatan usaha sebesar Rp212,2 triliun, naik 1,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp209,3 triliun.

Peningkatan penjualan tenaga listrik didorong oleh pertumbuhan jumlah pelanggan menjadi 77,9 juta hingga 30 September 2020 atau bertambah 3,4 juta pelanggan dibandingkan dengan posisi 30 September 2019 sebanyak 74,5 juta pelanggan.

Peningkatan penjualan listrik pada sektor rumah tangga dan industri pertanian serta industri UMKM ikut mendorong pertumbuhan penjualan.

Adapun earnings before interest, tax, depreciation & amortization (EBITDA) PLN sampai dengan triwulan III/2020 sebesar Rp55,9 triliun dengan EBITDA margin sebesar 22,5 persen.

Untuk meringankan beban kelompok masyarakat yang paling terdampak pandemi COVID-19, pemerintah memberi stimulus dalam bentuk pembebasan tagihan rekening listrik dan keringanan biaya listrik kepada pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA dan 900 VA rumah tangga subsidi yang diperpanjang hingga Desember 2020. Sebelumnya stimulus listrik ini berlaku selama 6 bulan yaitu April—September 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN listrik

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top