Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BI : Adaptasi Kebiasaan Baru Bikin Kinerja Manufaktur Triwulan III Membaik

Kinerja industri manufaktur sepanjang kuartal III 2020 menunjukkan perbaikan seiring dengan implementasi adaptasi baru yang mendorong permintaan dan kemudahan distribusi barang dan jasa.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  12:00 WIB
Pekerja menyelesaikan pembuatan perangkat alat elektronik rumah tangga di PT Selaras Citra Nusantara Perkasa (SCNP), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/8/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Pekerja menyelesaikan pembuatan perangkat alat elektronik rumah tangga di PT Selaras Citra Nusantara Perkasa (SCNP), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/8/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Kinerja industri manufaktur sepanjang kuartal III 2020 menunjukkan perbaikan seiring dengan implementasi adaptasi baru yang mendorong permintaan dan kemudahan distribusi barang dan jasa.

Bank Indonesia mengumumkan bahwa kinerja sektor industri pengolahan pada triwulan III 2020 terindikasi membaik meski masih dalam fase kontraksi, tecermin dari Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) sebesar 44,91 persen, naik dari 28,55 persen pada triwulan II 2020, meski masih di bawah 52,04 persen pada triwulan III 2019.

"Perbaikan terjadi pada seluruh komponen pembentuk PMI-BI, dengan indeks tertinggi pada volume pesanan barang input sejalan dengan implementasi adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang mendorong permintaan dan kemudahan distribusi," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko dalam info terbarunya di Jakarta, Rabu (14/10/2020).

Secara sektoral, kata dia, seluruh subsektor mencatat perbaikan pada triwulan III 2020, dengan indeks PMI-BI tertinggi pada subsektor semen dan barang galian nonlogam, diikuti subsektor industri makanan, minuman, dan tembakau.

Pada triwulan IV 2020 kinerja sektor industri pengolahan diprakirakan makin membaik walaupun masih dalam fase kontraksi.

PMI-BI pada triwulan IV 2020 diprakirakan sebesar 47,16 persen, meningkat dari 44,91 persen pada triwulan III 2020. "Hampir seluruh komponen pembentuk PMI-BI mengalami perbaikan, dengan indeks tertinggi pada komponen volume persediaan barang jadi," katanya.

Prompt Manufacturing Index–Bank Indonesia (PMI-BI) adalah sebuah indikator yang menyediakan gambaran umum mengenai kondisi sektor industri pengolahan saat ini dan perkiraan triwulan mendatang.

Index diperoleh dari sekitar 900 perusahaan dengan skala usaha menengah hingga besar pada sektor industri pengolahan di 44 provinsi di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja manufaktur indeks manufaktur Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top