Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peminat Rumah Lelang Saat Pandemi Menurun

Pandemi Covid-19 turut berdampak pada minat pembelian rumah lelang. Hal ini dikarenakan turunnya peminat untuk pembelian rumah lelang.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 28 September 2020  |  14:57 WIB
Ilustrasi perumahan./Bisnis - Abdurachman
Ilustrasi perumahan./Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 turut berdampak pada minat pembelian rumah lelang.

Direktur Bisnis Konsumer PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk. Corina Leyla Karnalies mengatakan pembelian rumah lelang selama pandemi pasti terpengaruh. Hal ini dikarenakan turunnya peminat untuk pembelian rumah lelang.

"Selain itu juga kendala operasional terbatas," ujarnya kepada Bisnis pada Senin (28/9/2020).

Saat ini, lanjutnya, Bank BNI lebih mengutamakan restrukturisasi dibandingkan dengan lelang jaminan, sejalan dengan adanya stimulus yang diberikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Pada masa pandemi ini, kami lebih mengutamakan restrukturisasi dibandingkan dengan lelang jaminan (rumah)," tutur Corina.

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn menuturkan proses lelang dengan skema KPR berjalan normal sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Perseroan senantiasa berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah, salah satunya melakukan restrukturisasi bagi nasabah yang terdampak Covid-19 untuk mendorong recovery di tengah kondisi pasar properti.

"Hingga saat ini, pemulihan dengan lelang cukup meningkat dibandingkan dengan periode sebelumnya," kata Hera.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lelang bisnis properti
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top