Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penuhi Target Lifting, Kontraktor Migas Minta Dukungan Pemerintah

Pada dasarnya para kontraktor migas mendukung untuk mengawal target tersebut, tapi mereka juga meminta adanya dukungan yang diberikan pemerintah.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 27 September 2020  |  15:17 WIB
Platform offshore migas. Istimewa - SKK Migas
Platform offshore migas. Istimewa - SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA — Kontraktor kontrak kerja sama migas meminta adanya dukungan dari pemerintah dalam memenuhi target produksi minyak dan gas bumi siap jual.

Plt. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Susana Kurniasih mengatakan bahwa dalam pertemuan yang digelar antara SKK Migas dan para pemimpin kontraktor migas, disepakati pemunuhan target rencana jangka panjang dan target lifting migas 2021.

Dia menjelaskan bahwa pada dasarnya para kontraktor migas mendukung untuk mengawal target tersebut, tapi mereka juga meminta adanya dukungan yang diberikan pemerintah.

"Ada beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah antara lain kepastian pasar [untuk produsen gas], proses perizinan yang cepat. Rata-rata KKKS minta agar SKK Migas yang di depan," katanya kepada Bisnis, Minggu (27/9/2020).

Sebelumnya, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan bahwa forum pertemuan antara SKK Migas Migas dan pimpinan kontraktor dilaksanakan sebagai wadah diskusi untuk mengidentifikasi dan mengatasi tantangan serta berkolaborasi untuk mengasilkan ide sebagai usaha mencapai target produksi yang ditetapkan dalam rencana jangka panjang produksi 1 juta barel minyak per hari atau pun pencapaian target produksi 2021.

“Dari diskusi yang ada, KKKS antara lain meminta dukungan pada proses perizinan yang masif, juga percepatan komersialisasi agar pengembangan lapangan dapat segera dilakukan, dan transformasi yang dilakukan dengan cepat,” katanya melalui siaran pers, Rabu (23/9/2020).

Adapun, pemerintah telah menetapkan target lifting minyak sebesar 705.000 bph dan gas sebesar 5.638 juta standar kaki kubik untuk 2021.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lifting migas
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top