Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sah! Anggaran Kemenparekraf Rp4,9 Triliun pada 2021

Dalam paparan Menparekraf Wishnutama, anggaran Rp 4,9 triliun ini akan dibagi ke berbagai unit yang ada di Kemenparekraf.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 September 2020  |  14:01 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2019-2024 Wishnutama Kusubandio menyampaikan sambutan seusai serah terima jabatan dengan Menteri Pariwisata periode 2014-2019 Arief Yahya di Jakarta, Rabu (23/10/2019). Bisnis - Dedi Gunawan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2019-2024 Wishnutama Kusubandio menyampaikan sambutan seusai serah terima jabatan dengan Menteri Pariwisata periode 2014-2019 Arief Yahya di Jakarta, Rabu (23/10/2019). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Anggaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada 2021 ditetapkan sebesar Rp 4,9 triliun dalam rapat bersama Komisi Pariwisata DPR. 

Anggaran ini naik dari pagu awal yang ditetapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang sebesar Rp4,1 triliun. 

"Naik 19,4 persen," kata Menparerakraf Wishnutama Kusubandio dalam rapat di Gedung DPR, dikutip dari Tempo.co, Rabu (23/9/2020).

Anggaran ini berasal dari tiga sumber yakni rupiah murni Rp4,8 triliun (98,22 persen), pinjaman luar negeri Rp41 miliar (0,84 persen), dan Pendapatan Negara Bukan Pajak Rp46,3 miliar (0,94 persen).

Dalam paparannya, dia mengatakan anggaran Rp4,9 triliun ini akan dibagi ke berbagai unit yang ada di Kemenparekraf. Anggaran terbesar dilaokasikan untuk Uni Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Tinggi Bidang Pariwisata sebesar Rp1,2 triliun (24 persen).

Dua tertinggi lainnya adalah Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan serta Deputi Pemasaran masing-masing adalah Rp856 milar (17,4 persen) dan Rp706 miliar (14,4 persen).

Adapun uang ini akan digunakan untuk tiga program utama yakni percepatan pemulihan pariwisata, quality tourism, dan ekonomi kreatif, serta digitalisasi dan kedaulatan digital.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anggaran kemenparekraf

Sumber : Tempo.co

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top