Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tanggapi Usulan Pajak Mobil Baru Nol Persen, Ini Jawaban Sri Mulyani

Kemenkeu masih akan mengkaji usulan pajak mobil baru sebesar nol persen dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 22 September 2020  |  18:17 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan penjelasan kepada tim Bisnis Indonesia saat wawancara eksklusif di Jakarta, Jumat (22/11/2019). Bisnis - Abdullah Azzam
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan penjelasan kepada tim Bisnis Indonesia saat wawancara eksklusif di Jakarta, Jumat (22/11/2019). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya buka suara terkait dengan usulan relaksasi pajak pembelian mobil baru sebesar 0 persen dari Kementerian Perindustrian.

Sri Mulyani mengatakan pihaknya masih akan mengkaji usulan insentif pajak mobil baru dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. Menurutnya, insentif pajak yang diberikan pemerintah saat ini sudah cukup banyak dalam PEN.

"Kita akan melihat apa-apa yang dibutuhkan untuk menstimuli perekonomian kita kembali, Kementerian Keuangan selalu terbuka akan ide-ide itu," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita virtual, Selasa (22/9/2020).

Namun, dia menekankan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) harus menjaga konsistensi kebijakannya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang berharap pemerintah memberikan relaksasi pajak mobil baru sebesar nol persen hingga Desember 2020.

Relaksasi ini dimaksudkan untuk mengenjot daya beli masyarakat. Tidak hanya meningkatkan daya beli masyarakat, Agus melihat kebijakan ini dapat membantu pertumbuhan industri otomotif dan manufaktur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani pajak kendaraan bermotor
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top