Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Optimalkan Produksi, Aerofood Layani Katering via Driver Ojol

Aerofood membidik pasar ritel melalui platform GrabFood dan GoFood untuk tetap mempertahankan kapasitas produksi sebanyak 30.000 porsi per harinya.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 10 September 2020  |  15:47 WIB
Layanan makanan di dalam penerbangan Garuda Indonesia. - Dok. Istimewa/garuda/Indonesia.com
Layanan makanan di dalam penerbangan Garuda Indonesia. - Dok. Istimewa/garuda/Indonesia.com

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan katering penerbangan yang terafiliasi dengan PT Garuda Indonesia Tbk., Aerofood ACS membidik pasar ritel lewat platform GrabFood dan GoFood sebagai strategi optimalisasi kapasitas pada masa pandemi.

Direktur Utama Aerofood ACS Sis Handaya mengatakan hal itu juga sebagai salah satu strategi menjaga keberlangsungan perusahaan di masa pandemi dan peluang yang perlu digarap dengan serius selama pandemi. Upaya ini telah mulai dilakukan sejak Maret 2020 melalui bisnis healthy foods & beverages.

Sebelum pandemi, fasilitas produksi makanan yang berada di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, dapat menyiapkan sebanyak 35.000 porsi setiap hari bagi penumpang penerbangan baik domestik dan internasional.

"Dalam kondisi saat ini, Aerofood pun perlu mengoptimalkan sebanyak 30.000 porsi per harinya dari selisih kapasitas produksi normal per harinya dengan jumlah penumpang yang melakukan penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta sekitar 5.000 penumpang per hari," ujarnya, Kamis (10/9/2020).

Sejauh ini tingkat permintaan produk Aerofood terutama makanan sehat dan jus segar serta produk lain cenderung meningkat dari waktu ke waktu demikian juga untuk inflight catering kendati memang belum signifikan jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi.

Dia menjelaskan penjualan ritel Aerofood saat ini rata rata Rp2 miliar per bulan dan permintaan tinggi terjadi pada periode perayaan hari libur dan hari besar, untuk saat ini proporsi penjualan retail masih belum signifikan atau baru mencapai rata-rata 3,5 persen dari total pendapatan perusahaan.

Sis pun menargetkan penjualan dari ritel hingga akhir tahun mencapai Rp25 miliar dengan peningkatan pendapatan senilai Rp5 miliar per bulannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top