Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemilik Mobil Listrik di UEA Bisa Gunakan Ekosistem Blockchain

DEWA menyediakan lebih dari 240 stasiun pengisian baterai kendaraan listrik di berbagai lokasi di Dubai.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  09:11 WIB
Ekosistem blockchain yang diperkenalkan oleh Dubai Electricity and Water Authority. - gulfnews.com
Ekosistem blockchain yang diperkenalkan oleh Dubai Electricity and Water Authority. - gulfnews.com

Bisnis.com, DUBAI — Penduduk Uni Emirat Arab yang memiliki kendaraan listrik sekarang dapat menggunakan ekosistem blockchain yang diperkenalkan oleh Dubai Electricity and Water Authority.

Mereka bisa melakukan transaksi termasuk pendaftaran, pengisian, penagihan, dan penyelesaian EV Green Charger pada ekosistem blockchain tepercaya.

Blockchain adalah sistem penyimpanan data digital berisikan catatan yang terhubung melalui kriptografi. Teknologi blockchain kini telah dimanfaatkan oleh berbagai sektor, salah satunya untuk transaksi mata uang kripto seperti Bitcoin.

Menurut DEWA, sistem tersebut akan memungkinkan pengelolaan transaksi yang lebih cepat, aman, dan efisien, serta menghemat waktu dan tenaga.

“Langkah ini mendukung upaya kami untuk mencapai Strategi Blockchain Emirat 2021 yang diluncurkan oleh Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA dan Penguasa Dubai, untuk meningkatkan efisiensi kinerja pemerintah dengan mengubah 50 persen transaksi pemerintah federal ke blockchain pada 2021,” kata Saeed Mohammed Al Tayer, Direktur Pelaksana dan CEO DEWA, seperti dikutip dari https:gulfnews.com, Minggu (9/8/2020).

“Ini juga sejalan dengan Strategi Blockchain Dubai, yang diluncurkan oleh Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Putra Mahkota Dubai, Ketua Dewan Eksekutif Dubai dan Ketua Dewan Pengawas Dubai Future Foundation, untuk mengubah Pemerintah Dubai menjadi pemerintah pertama di dunia yang melakukan semua transaksi yang berlaku untuk blockchain pada 2020,” tuturnya.

Melalui inisiatif EV Green Charger, DEWA berupaya untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik yang ramah lingkungan untuk menjaga lingkungan. DEWA menyediakan lebih dari 240 stasiun pengisian baterai kendaraan listrik di berbagai lokasi di Dubai. Pengisian baterai secara gratis untuk pemilik kendaraan listrik non-komersial berlaku hingga 31 Desember 2021.

Ketentuan ini eksklusif untuk stasiun pengisian umum DEWA dan tidak berlaku untuk pengisi daya rumah. Pengguna yang terdaftar secara komersial seperti pemerintah, semi-pemerintah, dan organisasi swasta dikenai tarif 29 fils (0,29 dirham) per kWh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik uni emirat arab
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top