Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masuki New Normal, Pertamina Gencarkan Pembangunan Pertashop

Pertashop merupakan lembaga penyalur Pertamina berskala kecil, untuk melayani kebutuhan konsumen BBM yang tidak/belum terlayani oleh lembaga penyalur resmi Pertamina lainnya seperti SPBU.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 08 Agustus 2020  |  16:16 WIB
Pertashop merupakan lembaga penyalur resmi dari Pertamina dengan skala yang lebih kecil dengan tujuan memenuhi kebutuhan energi masyarakat perdesaan. Pertashop menyalurkan BBM dan LPG ke wilayah yang belum terjangkau oleh jaringan SPBU Pertamina. (Foto: Istimewa)
Pertashop merupakan lembaga penyalur resmi dari Pertamina dengan skala yang lebih kecil dengan tujuan memenuhi kebutuhan energi masyarakat perdesaan. Pertashop menyalurkan BBM dan LPG ke wilayah yang belum terjangkau oleh jaringan SPBU Pertamina. (Foto: Istimewa)

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) terus melanjutkan program pembangunan Pertamina Shop (Pertashop) di seluruh wilayah Indonesia. Sampai Agustus 2020, mini outlet Pertashop telah hadir di 19 Provinsi sebanyak 147 titik penyaluran.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan bahwa Pertamian kembali menggencarkan pembangunan Pertashop di sejumlah wilayah seiring dimulainya new normal atau adabtasi kebiasaan baru.

Pertashop merupakan lembaga penyalur Pertamina berskala kecil, untuk melayani kebutuhan konsumen BBM yang tidak/belum terlayani oleh lembaga penyalur resmi Pertamina lainnya seperti SPBU. Selain BBM, Pertashop juga menyediakan produk unggulan Pertamina yang lain seperti LPG Bright Gas dan Pelumas.

Fajriyah menjelasakan, saat ini pembangunan Pertashop di Pulau Jawa dan Bali telah mencapai 110 penyalur, sementara di luar Jawa telah beroperasi 37 penyalur. Kemajuan pembangunan outlet signifikan tercatat pada Juli 2020 sebanyak 88 penyalur, sehingga pada minggu pertama Agustus telah mencapai 147 penyalur.

“Pertamina terus memperluas jangkauan masyarakat terhadap BBM dan LPG, diantaranya dengan membangun Pertashop, dan kini Pertashop yang telah beroperasi, siap melayani masyarakat di desa dengan menghadirkan berbagai produk Pertamina dengan kualitas yang terjamin, takaran yang tepat serta harga sama dengan di SPBU,” ujar Fajriyah dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (8/8/2020).

Fajriyah menambahkan, pembangunan Pertashop akan terus berlanjut sampai seluruh kecamatan yang belum memiliki lembaga penyalur BBM dan LPG kecamatan terwujud. Pertamina akan memprioritaskan lembaga desa dan usaha UMKM sebagai pengelola Pertashop, sejalan dengan Program Pertamina One Village One Outlet sehingga nantinya pemerintahan desa memiliki pusat ekonomi baru.

“Dengan dukungan Pemerintah dan seluruh stakeholders, Pertamina berharap program Pertashop ini dapat melengkapi kesuksesan Program BBM Satu Harga yang saat ini telah dinikmati masyarakat di wilayah 3T [tertinggal, terdepan, dan terluar],” kata Fajriyah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina spbu BBM desa
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top