Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Stimulus Bank Diperlukan untuk Mendongkrak Penjualan Properti

Banyak orang yang memilih membeli rumah di pinggir kota yang kemudian menyewa apartemen di tengah kota.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 06 Juli 2020  |  17:51 WIB
Ilustrasi: kawasan perumahan yang dikembangkan Summarecon Bandung. - summareconbandung
Ilustrasi: kawasan perumahan yang dikembangkan Summarecon Bandung. - summareconbandung

Bisnis.com, JAKARTA — Kebijakan stimulus dari kalangan perbankan dibutuhkan untuk meningkatkan penjualan properti.

Associate Director Investment Service Colliers International Indonesia Aldi Garibaldi mengatakan bahwa saat ini yang dibutuhkan untuk meningkatkan penjualan properti yakni untuk tidak membayar prinsipal kepada pihak perbankan terlebih dahulu.

"Jadi, bayar bunga saja. Untuk down payment awal sudah bisa dicicil," ujarnya kepada Bisnis, Senin (6/7/2020).

Saat ini permasalahan yang terjadi yakni pihak perbankan yang menahan untuk memberi pinjaman sehingga membuat konsumen menjadi enggan untuk membeli properti di tengah pandemi Covid-19.

"Jadi, masalahnya bank mau enggak pinjemin? Gimana konsumen mau beli, yang bikin sales enggak jalan ya, itu," kata Aldi.

Namun, kondisi saat ini, penjualan properti berupa rumah tapak lebih mudah dan diminati dibandingkan dengan apartemen. Hal itu dikarenakan tren saat ini yang lebih senang tinggal di suburban area daripada di lingkungan apartemen yang padat.

"Hal ini terjadi juga di Amerika [AS] di mana rumah tapak lebih diminati. Ini terjadi sebelum pandemi Covid-19. Pandemi hanya accelerate apa yang sudah terjadi di masyarakat," ucapnya.

Aldi tak menampik banyak orang yang memilih membeli rumah di pinggir kota yang kemudian menyewa apartemen di tengah kota.

Dia menuturkan bahwa untuk stimulus residensial, saat ini  sudah ada berupa cicilan rumah dengan bunga lebih rendah dibandingkan dengan komersial.

"Kendala saat ini pertumbuhan ekonomi yang melambat karena bisnis properti ini sangat bergantung pada ekonomi," tutur Aldi.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan stimulus
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top