Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Turun Tangan, Bos BPK Akan Jawab Tudingan Bencok

Penjelasan resmi dari lembaga auditor negara ini dilakukan karena tudingan dari terdakwa kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Benny Tjokrosaputro yang menyebut BPK melindungi Grup Bakrie.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  08:44 WIB
Ketua BPK Agung Firman Sampurna - Antara
Ketua BPK Agung Firman Sampurna - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah mendapat sorotan dari berbagai pihak, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna akan menggelar konferensi pers terkait Kasus Asuransi Jiwa Jiwasraya.

Penjelasan resmi dari lembaga auditor negara ini dilakukan karena tudingan dari terdakwa kasus dugaan korupsi penempatan dana investasi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Benny Tjokrosaputro yang menyebut BPK melindungi Grup Bakrie.

"BPK mengundang rekan-rekan untuk hadir dan meliput acara Konferensi Pers tentang Kasus Asuransi Jiwasraya oleh Ketua BPK RI pada Senin, 29 Juni 2020 pukul 09.30 WIB," tulis pemberitahuan BPK, Senin (29/6/2020).

Seperti diketahui, Benny Tjokrosaputro 'bernyanyi' di pengadilan soal adanya keterlibatan Bakrie Group dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Benny Tjokro menyampaikan bahwa Bakrie Group berkontribusi dalam kerugian negara pada perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Menurutnya ada cost of money-nya 10 persen per tahun, berarti kalau 12 tahun kan 120 persen, itu baru bunganya saja. Ini bunga flat aja, 120 persen dari Rp6,7 triliun bukannya Rp8 triliun, nah Rp8 triliun ditambah Rp6,7 triliun bukannya Rp14,7 itu baru yang flat, kalau bunga berbunga bukannya bisa jadi Rp16-17 triliun.

"Bolongnya dari mana sudah tahu kan ya bolongnya dari Bakrie itu mayoritasnya. Harusnya yang dikejar itu pihak Bakrie," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpk Jiwasraya
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top