Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

DPR Minta Kementerian ESDM Optimalkan Anggaran Rp350 Miliar

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diminta mengoptimalkan anggaran sebesar Rp350 miliar untuk dialokasikan ke program prioritas.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  13:28 WIB
GEDUNG KEMENTERIAN ESDM Bisnis - Himawan L Nugraha
GEDUNG KEMENTERIAN ESDM Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengoptimalkan anggaran belanja hingga Rp350 miliar untuk dialokasikan ke program prioritas.

Kendati Kementerian ESDM telah menggeser anggaran senilai Rp235,75 miliar untuk program prioritas, Komisi VII DPR menilai masih ada ruang untuk kementerian yang dikepalai oleh Arifin Tasrif itu. Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Mulyanto mengatakan bahwa, Kementerian ESDM masih harus menyisir lebih jauh anggaran belanja yang bisa diefisiensikan untuk program prioritas.

Menurut dia, jumlah Rp235,75 miliar tersebut merupakan temuan awal yang dilakukan Kementerian ESDM dari usulan Rapat Kerja yang digelar pada Selasa (23/6/2020) kemarin.

"Tadi ada kesepakatan dari pak sekjen menyatakan menerima usulan untuk terus melakukan penyisiran angkanya Rp235 miliar tidak berhenti di situ sampai proporsi Rp350 miliar," katanya dalam Rapat Kerja dengan Kementerian ESDM, Rabu (24/6/2020).

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno mengatakan bahwa telah terjadi kesepahaman antara Komisi VII dan Kementerian ESDM untuk adanya peningkatan anggaran yang bakal dialokasikan untuk program prioritas hingga  Rp350 miliar.

Adapun, optimalisasi anggaran tersebut akan difokuskan pada anggaran non operasional yang telah disusun pada APBN Perubahan senilai Rp1,6 triliun.

"Total angka Rp1,6 triliun akan dirinci dan kita akan lihat jika memang ada anggara yang bisa di optimalisasi pak sekjen akan terbuka untuk hal itu," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan bahwa pihaknya bakal mengupayakan optimalisasi anggaran tersebut. Menurut dia, pihaknya sepakat untuk meneruskan program prioritas yang akan memberikan dampak besar bagi masyarakat seperti program konverter kit untuk petani dan nelayan.

"Jadi kami mohon waktu namun kami sepakat kita menaikkan pagu pergeseran dari yang Rp235 miliar menjadi Rp350. Kami akan menyiapkan data detil," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr kementerian esdm
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top