Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ciputra Development (CTRA) Sebut Tapera Bisa Dorong Permintaan Properti

Tabungan perumahan itu diperuntukkan bagi kepemilikan rumah. Dengan begitu, bisa menyasar semua kelas mulai dari bawah sampai dengan menengah tanpa perlu perumahan khusus yang baru.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 11 Juni 2020  |  13:40 WIB
Ciputra World 2, Jakarta. Proyek ini merupakan salah satu besutan proyek mixed use PT Ciputra Development Tbk. - ciputradevelopment.com
Ciputra World 2, Jakarta. Proyek ini merupakan salah satu besutan proyek mixed use PT Ciputra Development Tbk. - ciputradevelopment.com

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten properti PT Ciputra Development Tbk. tengah membidik program tabungan perumahan rakyat untuk jangka panjang.

Direktur Ciputra Development Harun Hajadi mengatakan dengan program itu permintaan rumah akan semakin meningkat dalam jangka panjang. Pasalnya kemampuan orang untuk membeli rumah bertambah.

"[Akan] Ada tambahan demand baru karena orang yang mampu membeli rumah jadi bertambah," katanya kepada Bisnis, pada Kamis (10/6/2020).

Ketika ditanya lebih lanjut perihal ketersediaan lahan atau unit untuk program itu, Harun menjawab belum ada yang khusus. Menurutnya program itu belum tentu memerlukan area khusu sehingga pasokan unit properti bisa dari proyek  perumahan yang sudah ada.

Menurut Harun, tabungan perumahan itu diperuntukkan bagi kepemilikan rumah. Dengan begitu, bisa menyasar semua kelas mulai dari bawah sampai dengan menengah tanpa perlu perumahan khusus yang baru.

Selain itu, Harun mengingatkan agar pengelolaan dana tapera harus ketat dan transparan supaya tidak terjadi fraud.

"Saya kira programnya bagus agar kepemilikan rumah bisa lebih merata. Hal terpenting adalah bahwa dana itu benar hanya dipergunakan untuk pembelian rumah, jangan sampai dipakai untuk kebutuhan lainnya," katanya.

Harun menambahkan program ini sama seperti program Central Provident Fund di Singapura agar masyarakat memiliki rumah. Selain itu, Harun menyarankan dana yang terkumpul harus dikelola dengan matang jangan diinvestasikan pada kategori beresiko medium atau tinggi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ciputra Tapera
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top