Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hutama Karya Susun Skenario New Normal

Hutama Karya telah menyiapkan skenario new normal dalam proses pemulihan kembali aktivitas industri ditengah pandemi Covid-19 setelah dua bulan menjalankan kebijakan WFH.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  14:42 WIB
Karyawan berada didekat logo Hutama Karya. Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan berada didekat logo Hutama Karya. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya telah menyiapkan skenario new normal dalam proses pemulihan kembali aktivitas industri ditengah pandemi Covid-19 setelah dua bulan menjalankan kebijakan work from home (WFH).

Senior Executive Vice President (SEVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Muhammad Fauzan mengatakan skenario ini akan menjadi panduan karyawan dan segera usai Idulfitri, guna mengembalikan produktivitas kerja, pemulihan aktivitas ekonomi, hingga mempercepat penyelesaian proyek yang tengah digarap oleh perusahaan. Hal tersebut disusun berdasarkan Surat Edaran Menteri BUMN No.336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara.

“Melalui tim tanggap darurat, kami telah melengkapi protokol bekerja sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Protokol ini berlaku di seluruh unit kerja perusahaan baik di kantor pusat maupun di proyek,” ujar Fauzan dalam siaran pers, Jumat (22/5/2020)

Dia menambahkan karyawan yang diizinkan untuk work from office (WFO) pada tahap pertama ini adalah mereka yang berusia maksimal 45 tahun, sedang dalam kondisi sehat, dan dilengkapi dengan hasil rapid test non-reaktif Covid-19. Sebelum kembali bekerja di kantor, seluruh karyawan yang masuk akan dilakukan rapid test terlebih dahulu.

"Jika rapid test menunjukkan hasil non-reakif, maka akan diizinkan bekerja namun jika hasilnya adalah sebaliknya, maka karyawan tersebut akan dikarantina dan diproses untuk melakukan swab test di rumah sakit sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Rapid test semuanya difasilitasi oleh perusahaan,” ujarnya.

Selain itu, persiapan Hutama Karya dalam menyambut normal baru juga ditekankan pada pemanfaatan teknologi digital secara terintegrasi. Hal ini menjadi penting untuk memastikan seluruh proses bisnis konstruksi dapat tetap berjalan ditengah berbagai skenario yang mungkin terjadi saat pandemi Covid-19 masih mewabah.

“Sejak diterapkannya kebijakan WFH di Hutama Karya, kami dengan cepat memanfaatkan teknologi digital dalam bekerja. Saat ini kami memiliki sistem aplikasi terintgerasi berbasis SAP untuk mendukung proses kerja,” ujarnya. 

Kemudahan yang ditawarkan perusahaan dengan teknologi digital ini mulai dari proses absensi secara online dengan menggunakan aplikasi, tanda tangan dokumen secara digital, optimalisasi office 365, hingga sistem aplikasi Human Capital berbasis employe selfservice yang dapat diakses oleh seluruh pegawai. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hutama karya
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top