Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Perincian Refocusing Kegiatan Kementerian PUPR

Refocusing ini kegiatan akan diutamakan untuk menjaga daya beli masyarakat di pedesaan dan menangani infrastruktur penanganan virus Corona (Covid-19).
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 07 April 2020  |  21:30 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/6/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/6/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan refocusing kegiatan senilai Rp1,66 triliun.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa refocusing ini akan diutamakan untuk menjaga daya beli masyarakat di pedesaan dan menangani infrastruktur penanganan virus Corona (Covid-19).

"Salah satunya adalah pembangunan Fasilitas Penampungan dan Observasi di Pulau Galang beserta kelengkapannya sebesar Rp400 miliar;" katanya di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Kemudian, lanjutnya, refocusing juga dilakukan untuk renovasi Wisma Atlet Kemayoran menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 dengan anggaran Rp160 miliar.

Lalu, penambahan 4.000 lokasi Progran Padat Karya P3GAI serta penghapusan Pph 4% sebesar Rp978 miliar.

"Sebelumnya kita sudah programkan 6.000 lokasi, tapi dengan adanya Covid-19 ini kita ingin membesarkan program padat karya itu," katanya.

Lebih lanjut, salah satu pertimbangan penambahan lokasi program padat karya terkait dengan antisipasi kepulangan Warga Negara Indonesia (WNI) karena wabah Covid-19. 

Menteri Basuki memastikan Kementerian PUPR dan Kementerian Luar Negeri telah mendata asal para WNI tersebut sehingga di sana nantinya disiapkan program padat karya tunai.

Kemudian, refocusing kegiatan juga dimanfaatkan untuk pembelian bahan dan pengecatan marka jalan sebesar Rp25 miliar.

Terakhir, pembelian karet petani sebagai bahan campuran aspal karet sebesar Rp100 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Kementerian PUPR
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top