Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Soal Wacana Penundaan Proyek Ibu Kota Negara, Ini Kata Kementerian PUPR

Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga mengatakan sejauh ini pihaknya belum mendengar informasi terkait hal tersebut.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 07 April 2020  |  01:29 WIB
Foto aerial Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (31/8/2019). Sebagian dari kawasan yang masuk sebagai hutan konservasi itu nantinya akan digunakan untuk wilayah ibu kota baru. - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Foto aerial Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (31/8/2019). Sebagian dari kawasan yang masuk sebagai hutan konservasi itu nantinya akan digunakan untuk wilayah ibu kota baru. - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) belum mau berkomentar terkait adanya wacana penundaan proyek ibu kota negara (IKN).

Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga mengatakan sejauh ini pihaknya belum mendengar informasi terkait hal tersebut.

"Saya belum dengar, nanti ya. Mohon maaf, saya belum bisa komentar, terima kasih ya," ujarnya kepada Bisnis, Senin (6/4/2020).

Sebelumnya diberitakan pada pertengahan Maret 2020 bahwa proses penyusunan desain urban Ibu Kota Negara (IKN) masih sesuai jadwal di tengah semakin merebaknya Covid-19.

Ketika itu, Danis mengatakan bahwa proses penyusunan desain urban yang ditargetkan tuntas pada medio tahun ini terus berjalan normal walaupun kondisi saat ini tidak kondusif.

Adapun desain urban tersebut mencakup Urban Design Concept, Urban Design Kawasan atau Kawasan Inti Pusat Pemerintahan, Urban Design Plan Kawasan IKN, serta Urban Design dan Development Control Plan.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana maka pada akhir tahun ini akan dilaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) di proyek IKN.

Sebagai informasi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menampik adanya pembahasan terkait dengan anggaran ibu kota negara di tengah merebaknya pandemi virus corona (COVID-19).

Juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi menegaskan bahwa saat ini pemerintah hanya sebatas menjaga komunikasi dengan para calon investor terkait dengan ibu kota negara (IKN).

Jodi menambahkan sesuai dengan instruksi dan arahan Presiden, APBN 2020 sudah jelas diprioritaskan untuk penanganan COVID-19. Bahkan, imbuhnya, sangat memungkinkan juga untuk menunda proyek IKN ini sampai situasi kondusif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibu Kota Dipindah
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top