Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Penghentian Transportasi di Jabodetabek

Pemerintah tegaskan tidak ada penghentian transportasi di Jabodetabek, menyusul adanya surat edaran dari Badan Pengelola Transpoertasi Jabodetabek (BPTJ) yang meminta pembatasan aktivitas transportasi di Jabodetabek.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 02 April 2020  |  00:03 WIB
Kendaraan melintas di Simpang Susun Tomang, Jakarta, Senin (16/3/2020). Bisnis - Triawanda Tirta Aditya
Kendaraan melintas di Simpang Susun Tomang, Jakarta, Senin (16/3/2020). Bisnis - Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah tegaskan tidak ada penghentian transportasi di Jabodetabek, menyusul adanya surat edaran dari Badan Pengelola Transpoertasi Jabodetabek (BPTJ) yang meminta pembatasan aktivitas transportasi di Jabodetabek.

Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi Jodi Mahardi menegaskan tidak ada penghentian transportasi di Jabodetabek.

"Jika dicermati isinya maka surat edaran Kepala BPTJ dimaksud lebih pada rekomendasi pembatasan aktifitas transportasi. Jadi tidak ada penyetopan moda transportasi," terangnya, Rabu (1/4/2020).

Surat Edaran tersebut bertujuan memberikan rekomendasi kepada daerah apabila sudah dikategorikan sebagai daerah yang diperkenankan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Daerah dapat melakukan pembatasan penggunaan moda transportasi untuk mengurangi pergerakan orang dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19.Sesuai dengan PP No 21 tahun 2020, untuk dapat dikategorikan sebagai wilayah PSBB daerah terlebih dahulu harus mendapatkan persetujuan dari Kemenkes.

"Dengan demikian jika belum secara resmi mendapatkan persetujuan Kemenkes mengenai status PSBB Daerah belum dapat melakukan pembatasan transportasi," terangnya.

Sebaliknya, bagi wilayah di Jabodetabek yang sudah berstatus PSBB, Surat Edaran BPTJ Nomor SE 5 Tahun 2020 dapat menjadi pedoman untuk melakukan pembatasan moda transportasi."Saya telah mendapatkan pesan dari Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang memohon kepada semua pihak untuk tetap menyebarkan kabar yang baik dan benar apalagi di tengah krisis pandemi kali ini sehingga kita bisa tetap bersatu dan saling membantu di tengah-tengah badai ujian yang menimpa bangsa ini," urainya.

Dia juga berharap agar masyarakat Indonesia dikuatkan dalam ujian dan dimudahkan dalam upaya menghadapi pandemi COVID-19 ini bersama-sama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi jabodetabek
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top