Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gandeng BUMN, SKK Migas Hemat Rp3,5 Triliun

SKK Migas melakukan berbagai langkah agar industri hulu migas nasional semakin efisien dan bergairah melakukan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan produksinya.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  13:00 WIB
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto (ketiga kanan) didampingi jajaran pejabat SKK Migas menyampaikan keterangan pers capaian kinerja hulu migas 2018 dan target 2019 di Jakarta, Rabu (16/1/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto (ketiga kanan) didampingi jajaran pejabat SKK Migas menyampaikan keterangan pers capaian kinerja hulu migas 2018 dan target 2019 di Jakarta, Rabu (16/1/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bekerja sama dengan badan usaha milik negara (BUMN) guna meningkatkan efisiensi di tengah penurunan harga minyak.

Kerja sama dalam rangkat peningkatan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada kegiatan usaha hulu migas berpotensi menghemat Rp3,5 triliun selama masa kontrak kerja sama lima tahun.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai langkah agar industri hulu migas nasional semakin efisien dan bergairah untuk melakukan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan produksinya.

“Tujuan kami adalah agar target produksi 1 juta barel pada 2030 dapat tercapai. Kerja sama ini adalah salah satu alat untuk mengusahakannya,” katanya, dalam keterangan tertulis, Selasa (31/3/2020).

Penandatanganan kerja sama antara SKK Migas dengan PT Pertamina (Persero), Citilink, dan Sucofindo - Surveyor Indonesia dilakukan terpisah dari kantor masing-masing. Semua pihak bersepakat tidak mengadakan seremoni dan pertemuan, demi mendukung penanggulangan sebaran virus corona.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top