Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RS Darurat Covid 19, Menteri PUPR Berharap Kualitas dan Fasilitas Sesuai Standar

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan agar Kementerian PUPR juga tetap menjaga kualitas dan fasilitas di RS agar sesuai dengan protokol kesehatan meskipun proses pembangunannya relatif singkat.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 20 Maret 2020  |  12:12 WIB
Petugas membersihkan Kali Item yang tertutup kain waring atau jaring di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/7). Pakar limnologi LIPI Gadis Sri Haryani mengatakan langkah Pemprov DKI menutup permukaan Kali Item untuk mengurangi bau tidak sedap saat berlangsungnya Asian Games 2018, dinilai kurang efektif dan mengurangi nilai estetika. - Antara
Petugas membersihkan Kali Item yang tertutup kain waring atau jaring di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/7). Pakar limnologi LIPI Gadis Sri Haryani mengatakan langkah Pemprov DKI menutup permukaan Kali Item untuk mengurangi bau tidak sedap saat berlangsungnya Asian Games 2018, dinilai kurang efektif dan mengurangi nilai estetika. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian PUPR berharap proses pembangunan rumah sakit darurat penanganan virus corona di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta dapat berjalan dengan baik agara bisa segera digunakan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan agar Kementerian PUPR juga tetap menjaga kualitas dan fasilitas di RS agar sesuai dengan protokol kesehatan meskipun proses pembangunannya relatif singkat.

"Meskipun RS Darurat Covid-19 ini dibangun dalam waktu yang singkat yaitu empat hari, tapi saya tetap ingatkan agar kualitas dan fasilitas yang ada nanti sesuai dengan protokol kesehatan karena kita ingin masalah virus Corona ini bisa cepat berlalu," ujar Basuki melalui siaran pers, Jumat (20/3/2020).

Adapun, rencananya pemerintah akan menggunakan empat dari 10 tower Wisma Atlet Kemayoran untuk dijadikan RS Darurat Covid-19. Salah satunya, tower 7 akan di fokuskan sebagai ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD), ICU, Laboratorium dan ruang perawatan pasien.

"Saya mengapresiasi site plan yang sudah dibuat oleh Ditjen Perumahan untuk mengubah wisma atlet menjadi rumah sakit darurat untuk penanganan penyakit corona. Semoga apa yang sudah dibuat dan direncanakan oleh Ditjen Perumahan semua bisa berjalan dengan baik dan sesuai rencana selesai dalam waktu empat hari sesuai arahan Presiden Joko Widodo," harapnya.

Basuki juga mengatakan dirinya bersyukur bahwa dirinya dinyatakan negatif virus corona dari hasil pemeriksaan tim dokter. Meskipun demikian, dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan mengikuti himbauan dari pemerintah agar terhindar dari wabah Covid 19.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPD Khalawi Abdul Hamid menyatakan bahwa Kementerian PUPR sudah melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, Kementerian BUMN dan kementerian/instansi lain terkait RS Darurat Covid 19.

Kementerian PUPR sesuai arahan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono akan memanfaatkan sekitar empat tower di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta sebagai RS Darurat Covid 19.

Khalawi menyatakan, empat tower yang disiapkan di Wisma Atlet Kemayoran antara lain tower 1, 3, 6 dan 7.

Ke empat tower tersebut diperkirakan dapat menampung pasien yang cukup banyak namun tetap memperhatikan kesehatan tenaga medis dan keamanan yang bertugas.

Terkait rencana pemanfaatan tower yang ada, untuk tower 1 yakni mulai lantai 1 sampai 24 diperuntukkan bagi dokter dan tenaga medis. Jumlah kapasitas unit yang tersedia sebanyak 650 unit dan dapat menampung sekitar 1.750 orang.

Sedangkan tower 3 mulai lantai 1 sampai 24 akan digunakanya sebagai Posko Gugus Tugas Penanganan Covid 19. Jumlah unit yang tersedia sebanyak 650 unit dan dapat menampung 1.750 orang. Selanjutnya, di tower 6 mulai lantai 1 hingga 24 akan digunakan sebagai RS Darurat dan ruang rawat inap pasien. Kapasitas yang tersedia adalah 650 unit dan dapat menampung 1.750 orang.

"Kapasitas daya tampung satu kamar adalah tiga orang pasien," terang Khalawi.

Kementerian PUPR menargetkan persiapan untuk RS Darurat Covid 19 di Kemayoran dapat selesai sekitar 4 hari ke depan yakni hari Senin, 23 Maret 2020 RS Darurat Covid 19 ini bisa beroperasi.

Sedangkan pemanfaatan tower 7 akan dibagi menjadi beberapa fungsi. Pada lantai 1 akan digunakan sebagai IGD, lantai 2 untuk ICU, lantai 3 untuk ruang pemulihan, sedangkan lantai 4 hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas unit ruang yang ada di tower 7 adalah 886 unit.

"Jika satu unit dapat menampung tiga orang maka kapasitas ruang rawat adalah 2.458 pasien," imbuh Khalawi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona WISMA ATLET
Editor : David Eka Issetiabudi
0 Komentar

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top