Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Properti Melambung, Pasar Sewa Semakin Potensial

Harga properti yang semakin mahal membuat konsumen cenderung untuk memilih opsi sewa properti.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  17:24 WIB
Bangunan gedung apartemen berdiri di dekat taman kota di Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Bangunan gedung apartemen berdiri di dekat taman kota di Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Harga properti yang semakin mahal, khusunya yang berada di pusat kota akan mendorong prospek bagi pasar properti sewa, tak hanya hunian, tetapi juga properti komersial lainnya.

Director of Investment Services Colliers Indonesia Steve Atherton mengatakan bahwa prospek pasar properti sewa semakin tinggi dengan semakin banyaknya perusahaan termasuk perusahaan asing yang semakin tertarik berinvestasi di Jabodetabek.

“Pembangunan infrastruktur semakin banyak, pekerja asing juga semakin banyak terutama di kawasan industri. Ini akan mengangkat potensi pasar sewa karena umumnya pekerja asing tak bisa beli properti dan tidak akan tinggal dalam waktu singkat di Indonesia,” ungkapnya melalui laporan tertulis, Rabu (18/3/2020).

Para pengembang sekarang melihat dengan saksama pada peta infrastruktur, khususnya kawasan Landmark utama yang terintegrasi dengan transportasi publik seperti moda raya terpadu (MRT), lintas rel terpadu (LRT), jalur bus, jalur kereta, dan TOD (Transit Orientated Development) yang menjadi peluang investasi.

Menanggapi potensi yang makin besar untuk pasar sewa, Direktur PT Real Estate Teknologi (Rentfix) Effendy Tanuwidjaja mengatakan pihaknya makin gencar melakukan kerja sama dengan para pengembang properti yang membangun apartemen di kawasan landmark.

Menurutnya, opsi sewa juga bisa membantu meningkatkan keterisian properti, termasuk perkantoran dan pergudangan.

“Kami melihat potensi ruang-ruang properti yang tidak ditempati atau kosong agar dapat dimaksimalkan menjadi sebuah keuntungan bagi para pemilik properti. Kalau disewakan, properti yang dimiliki jadi lebih bermanfaat,” kata Effendy kepada Bisnis, Rabu (18/3/2020).

Effendy menyebutkan, berdasarkan transaksi yang dilakukan melalui platform Rentfix, properti yang paling banyak diminati untuk disewakan antara lain adalah properti pergudangan.

“Dalam jangka waktu 2 tahun terakhir, jenis properti komersial ini mengalami perkembangan yang sangat besar dan pesat dengan adanya bisnis online yang membutuhkan tempat penyimpanan dan distribusi,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti pasar properti
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top