Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kepala PPATK Berpulang, Selamat Jalan Pak Badar

Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin meninggal dunia pada Sabtu, 14 Maret 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Maret 2020  |  18:24 WIB
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin. - JIBI/Endang Muchtar
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin. - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Karangan bunga memenuhi sekitar rumah duka Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin di Jalan Tebet Timur III, No 39, Jakarta, Sabtu sore.

Mengutip Antara, karib kerabat almarhum telah berkumpul untuk menunggu kedatangan jenazah dari Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur.

Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin meninggal dunia pada Sabtu, 14 Maret 2020. Sosok pria yang akrab dengan sapaan Pak Badar ini lahir di Palembang 29 Maret 1957. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

Humas PPATK Ria Tanjungpura ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa Ahmad Badaruddin telah berpulang. "Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Benar, bapak Badaruddin meninggal dunia," kata Ria.

Sebelum meninggal dunia, Kepala PPATK sedang berupaya menargetkan agar Indonesia bakal menjadi keanggotaan penuh FATF (Financial Action Task Force) pada 2021.

Berbagai tahapan proses untuk menjadi keanggotaan penuh FATF telah dilakukan dengan berbagai persyaratan yang sangat berat. Saat ini, Indonesia sudah menjadi anggota namun statusnya observer. Observer punya hak bicara tapi tidak punya hak suara.

"Kami targetkan Indonesia menjadi anggota penuh FATF pada 2021. Makin cepat makin bagus," kata Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin di Depok, Kamis (27/2).

Namun, kata dia, semua itu tergantung dari hasil penilaian FATF. Dia menambahkan pada Maret 2020 tahapannya akan dilakukan on site visit dari tim pendahulu FATF ke Indonesia.

Kemudian pada Oktober 2020 penetapan hasil mutualy evaluation pada FATF plenary meeting. "Jika hasil penilaiannya memuaskan maka 2021 Indonesia bisa menjadi anggota penuh," katanya ketika itu.

Almarhum pernah menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan KPK, hingga Sekretaris Jenderal dan Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan RI.

Presiden RI Joko Widodo pada 26 Oktober 2016 melantik almarhum sebagai Kepala PPATK periode 2016-2021 bersama dengan Wakil Kepala PPATK Dian Adiana Rae.

Sosok yang dikenal ramah ini memiliki prinsip yang kuat dalam menjalankan tugas utama di PPATK. Baginya penegakan hukum akan berjalan optimal bila pelaku tindak pidana dijauhkan dari insentif hasil kejahatannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ppatk

Sumber : Antara

Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top