Jasa Marga Terima 10 Calon Karyawan Asal Papua

Direktur Human Capital dan Transformasi Jasa Marga Alex Denni mengatakan diterimanya 10 warga Papua sebagai calon karyawan Jasa Marga.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 15 Februari 2020  |  12:59 WIB
Jasa Marga Terima 10 Calon Karyawan Asal Papua
PT Jasa Marga (Persero) Tbk - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung pemerataan kesempatan kerja bagi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Indonesia Bagian Timur.

Direktur Human Capital dan Transformasi Jasa Marga Alex Denni mengatakan diterimanya 10 warga Papua sebagai calon karyawan Jasa Marga.

“Lingkungan kerja Jasa Marga harus belajar cepat. Kami tidak peduli latar belakangnya apa. Yang kami utamakan adalah saat masuk Jasa Marga, jangan pernah berhenti belajar,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (15/2/2020).

Kesepuluh calon karyawan dengan mayoritas latar belakang pendidikan Information Technology (IT) tersebut merupakan peserta yang lolos, dan akan menjalani tahap trainee selama 1 tahun kedepan melalui program Officer Development Program (ODP) Next Roadster.

Jumlah peserta yang mendaftar melalui Program Perekutan Bersama (PPB) Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kawasan Timur Indonesia (Papua) sebanyak 3.900 orang.

Proses rekrutmen Kementerian BUMN melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI) bersama seluruh BUMN yang secara serentak dilaksanakan dalam 2 tahapan yakni tes kemampuan dasar yang dilaksanakan pada 29 -31 Oktober 2019 lalu dan tes kemampuan bidang wawancara dan kesehatan yang dilaksanakan 11-14 Desember 2019.

Dalam rekrutmen ini, tidak hanya lulusan Diploma dan Sarjana saja yang bisa mendaftar, namun lulusan SMA/SMK juga. Batasan usia untuk lulusan SMA/SMK yakni 22 tahun, lulusan Diploma 25 tahun, S1 28 tahun, dan S2 33 tahun.

"Nantinya jika diterima sebagai karyawan Jasa Marga, maka mereka akan ditempatkan ke anak usaha Jasa Marga seperti Jasa Marga Tollroad Operation (JMTO), Jasa Marga Tollroad Maintenance (JMTM), Information Technology (IT) dan Internet of Things (IOT) Laboratorium Jasa Marga," tutur Alex.

Sementara itu, Gilberth Maldini Redjau, salah satu calon karyawan Jasa Marga asal Papua, berharap kehadirannya dapat berguna bagi Jasa Marga.

“Kami datang bukan hanya sebagai calon karyawan. Tetapi, mungkin nantinya akan ada juga suatu perubahan yang dapat kami berikan untuk Jasa Marga,” katanya.

Calon karyawan asal Papua lainnya, Stacy Melanie Kareth, juga memperlihatkan antusiasmenya karena berhasil mengikuti seleksi di Kementerian BUMN.

“Ternyata kami 10 orang dari Papua yang lulus sebagai calon karyawan Jasa Marga. Jadi, kami sangat bersemangat karena nantinya jika lolos, kami bisa mengembangkan karir kami bersama Jasa Marga,” ucapnya.

Stacy juga berharap, ke depan, Jasa Marga dapat mengembangkan sayapnya sampai ke Papua sehingga lebih banyak lagi generasi Papua yang bisa bekerja sama dengan Jasa Marga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jasa marga, papua

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top