Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rambah Bisnis Properti, ASDP Siapkan Belanja Modal Rp1,6 Triliun

Salah satu fokus rencana bisnis ASDP Indonesia di tahun ini adalah mengembangkan bisnis properti di sekitar kawasan pelabuhan
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 06 Februari 2020  |  14:27 WIB
PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang Gilimanuk. - Bisnis.com/ Tim Jelajah Jawa Bali
PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang Gilimanuk. - Bisnis.com/ Tim Jelajah Jawa Bali

Bisnis.com, JAKARTA — Pada tahun ini PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan fokus mengembangkan bisnis properti yang diintegrasikan dengan sejumlah pelabuhan yang dikelolanya.

Direktur Utama ASDP Indonesia Ira Puspadewi menyatakan pada tahun ini perseroan akan melakukan sejumlah rencana pengembangan bisnis, khususnya di bidang properti.

"Programnya dimulai tahun ini dan belanja modalnya sekitar Rp1,6 triliun yang dananya berasal dari pendanaan internal dan sindikasi perbankan," ujar Ira, Kamis (6/2/2020).

Dia mengungkapkan pada tahun ini pengembangan properti akan dilakukan di beberapa pelabuhan yang dikelola ASDP Indonesia seperti Bakauheni Harbour City di Lampung seluas 200 hektare, pelabuhan Ketapang di Jawa Timur, pelabuhan Kayangan di NTB, pelabuhan Lembar di NTB, dan pelabuhan Padangbai di Bali.

Selain itu, ASDP juga tengah mengembangkan kawasan Marina Bay Labuan Bajo, NTT yang ditargetkan beroperasi penuh pada tahun ini.

Pengembangan kawasan tersebut meliputi pembangunan hotel, kawasan komersial, dan taman hiburan yang akan dibangun di Bakauheni, Lampung. 

Ira menjelaskan bahwa pengembangan bisnis di sektor properti akan dijalankan melalui anak usaha PT Indonesia Ferry Properti yang merupakan yang merupakan perusahaan patungan bersama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Selain melakukan ekspansi ke bisnis properti, dia menyatakan dana sebesar Rp1,6 triliun akan dipakai untuk pembangunan 11 kapal. Sejumlah kapal tersebut akan digunakan pada pada rute-rute yang sudah berjalan saat ini.

Dana itu juga akan digunakan untuk mengembangkan digitalisasi di sejumlah pelabuhan. Targetnya, pelabuhan Katapang-Gilimanuk dan pelabuhan Merak-Bakauheni seluruh pembelian tiketnya dapat dilakukan secara digital.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi properti pelabuhan asdp
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top