Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembatalan Penerbangan ke China, Pengusaha Logistik Siap Berhemat

Pembatalan penerbangan dari dan ke China berisiko membuat pendapatan pengusaha logistik tergerus.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 05 Februari 2020  |  17:46 WIB
Pesawat kargo - Ilustrasi
Pesawat kargo - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Pelaku usaha logistik bakal melakukan upaya penghematan biaya operasional jika pembatalan penerbangan dari dan ke China, sebagai upaya pencegahan virus Corona, terus berlanjut.

Pembina Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Bandara Soekarno-Hatta Arman Yahya mengatakan pembatalan penerbangan tersebut akan berdampak negatif terhadap arus barang impor dan ekspor. Selain itu, biasanya kargo udara juga memanfaatkan perut (belly) pesawat yang mengangkut penumpang

"Kalau pembatalan penerbangan ini sampai melewati 15 Februari [2020], [bisnis] kargo akan gawat. Langkah antisipasi yang bisa kami ambil adalah dengan menghemat biaya operasional," kata Arman kepada Bisnis.com, Rabu (5/2/2020).

Dia menuturkan tren ekspor ke wilayah China adalah produk laut dan manggis. Pembatalan penerbangan juga turut membuat kinerja ekspor impor terhambat.

Kendati demikian, lanjutnya, hingga saat ini aktivitas kargo laut belum terpengaruh. Forwarder ataupun agen kargo masih belum merasakan dampaknya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menunda penerbangan dari dan ke China mulai hari ini pukul 00.00 WIB. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan rute penerbangan ke China efektif ditunda atau diberhentikan hingga waktu yang belum ditentukan sebagai antisipasi penyebaran virus Corona.

PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta mengklaim bakal kehilangan 143 pergerakan pesawat per pekan. Maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke China adalah Air China, China Southern, Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, Xiamen, China Eastern, Sriwijaya Air, dan Federal Express.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik virus corona kargo udara
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top