Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lion Air Jelaskan Soal 7 Penumpang yang Dicurigai Kena Coronavirus

“Penerbangan JT-2742 sudah dipersiapkan dengan baik, sebelum keberangkatan seluruh kru dan tamu menjalani pemeriksaan kesehatan berdasarkan ketentuan,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 26 Januari 2020  |  11:44 WIB
Aktivitas penerbangan pesawat udara di Sultan Hasanuddin International Airport Makassar (SHIAM), Sulawesi Selatan, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Aktivitas penerbangan pesawat udara di Sultan Hasanuddin International Airport Makassar (SHIAM), Sulawesi Selatan, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – Maskapai Lion Air menyatakan bahwa 7 tamu dari Changsha, Hunan, China telah dinyatakan negatif atau tidak terindikasi (tidak memiliki tanda-tanda) virus corona.

Ketujuh penumpang merupakan bagian dari 176 tamu atau penumpang penerbangan internasional bernomor JT-2742 dari Bandar Udara Internasional Huanghua Changsha yang terletak di Changsha, Provinsi Hunan, Republik Rakyat Tiongkok (CSX) tujuan Manado melalui Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Sulawesi Utara (MDC). Pesawat tiba di Manado pada Sabtu (25/ 01).

Dalam siaran persnya, Minggu (26/1/2020), Lion Air menyatakan telah melakukan tindakan sesuai standar prosedur. “Penerbangan JT-2742 sudah dipersiapkan dengan baik, sebelum keberangkatan seluruh kru dan tamu menjalani pemeriksaan kesehatan berdasarkan ketentuan,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

Sementara itu, soal tujuh tamu dari Changsha yang dikabarkan terindikasi virus corona, Lion Air menerima keterangan setelah dilakukan pemeriksaan, pengecekan secara intensif oleh pihak terkait (tim medis beserta tim Kantor Kesehatan Pelabuhan/ KKP Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi) dinyatakan negatif atau tidak terindikasi (tidak memiliki tanda-tanda) virus dimaksud.

Menurutnya, ketika pesawat berada pada pelataran parkir bandar udara (apron) untuk menurunkan penumpang, petugas kesehatan terlebih dahulu masuk ke dalam kabin pesawat guna melakukan pemeriksaan kepada seluruh tamu dan awak pesawat.

Hal tersebut sebagai upaya memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan udara kepada awak pesawat dan tamu atau penumpang, terutama tindakan antisipasi sesuai pemberitahuan larangan perjalanan dari otoritas Wuhan mengenai dampak wabah virus corona.

Antisipasi dilakukan mengacu pada surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No. SR.01.0111/5888/2019: Pemberitahuan Kewaspadaan Penyakit Polio pada 30 Desember 2019 dan No PM.04.021111143/2020: Kesiapsiagaan dan Antisipasi Penyebaran Penyakit Pneumonia Berat yang belum diketahui etiologinya pada 03 Januari 2020.

Dalam langkah preventif pencegahan dimaksud, Lion Air telah menjalankan operasional dengan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta menyediakan dan menggunakan masker, sarung tangan (hand gloves) dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi tertular pada awak pesawat dan petugas layanan darat.

Departemen Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Lion Air juga meminta kepada seluruh unit terkait untuk menerapkan rekomendasi yang disampaikan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lion air virus corona
Editor : M. Taufikul Basari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top