BI Masih Tahan Suku Bunga

Ekonom Bahana Sekuritas, Satria Sambijantoro mengatakan Bank Indonesia akan mempertimbangkan nasehat Presiden Joko Widodo agar suku bunga acuan tidak terlalu mengganggu kinerja ekspor.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 21 Januari 2020  |  20:25 WIB
BI Masih Tahan Suku Bunga
Logo Bank Indonesia. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia masih akan menahan suku bunga acuan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Ekonom Bahana Sekuritas, Satria Sambijantoro mengatakan Bank Indonesia akan mempertimbangkan nasehat Presiden Joko Widodo agar suku bunga acuan tidak terlalu mengganggu kinerja ekspor.

Dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pekan ini, akan menjadi penentu independensi bank sentral. Pasalnya, setelah naik 175 basis poin sepanjang 2018, lalu kembali dipangkas 100 basis poin pada 2019, Bank Indonesia diprediksi akan menahan suku bunga acuannya.

“Bank Indonesia akan menahan suku bunga, mengikuti penguatan rupiah, dibandingkan memangkas suku bunga acuan dan melemahkan nilai tukar rupiah,” jelas Satria dikutip Selasa (21/1/2020).

Dia menambahkan, perusahaan akan meningkatkan belanja modal mereka pada awal 2020 untuk memburu keuntungan imbal hasil dari Surat Utang Negara 10 tahun dengan yield 6,813%.

Dia menilai, meski tingkat imbal hasil ini turun pada kuartal I/2020 tanpa pemangkasan suku bunga acuan tetap bisa menstimulasi kinerja moneter. Kondisi ini menurunkan tekanan bagi Bank Indonesia untuk merelaksasi kebijakan moneternya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Suku Bunga, bank indonesia

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top