Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Trump Janjikan Kesepakatan Dagang Untungkan Petani AS

Dia menyampaikan pesan tersebut di konvensi Federasi Biro Pertanian Amerika tahunan di Austin, Texas, dengan melambaikan salinan jajak pendapat Farm Journal yang mengatakan bahwa dirinya mendapat dukungan luas di kalangan petani dan peternak.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 20 Januari 2020  |  11:23 WIB
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping menghadiri pertemuan bilateral kedua negara di sela-sela KTT G20 di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6/2019). - Reuters/Kevin Lamarque
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping menghadiri pertemuan bilateral kedua negara di sela-sela KTT G20 di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6/2019). - Reuters/Kevin Lamarque

Bisnis.com, JAKARTA  - Presiden AS Donald Trump meyakinkan para petani dan peternak di Amerika yang terhimpit perang tarif berkepanjangan dengan China bahwa kesepakatan dagang yang dia tandatangani dengan Beijing akan memicu pembelian besar-besaran.

Dia menyampaikan pesan tersebut di konvensi Federasi Biro Pertanian Amerika tahunan di Austin, Texas, dengan melambaikan salinan jajak pendapat Farm Journal yang mengatakan bahwa dirinya mendapat dukungan luas di kalangan petani dan peternak.

Trump mengatakan kesepakatan perdagangan awal yang ditandatangani dengan China Rabu (15/1/2020), lalu akan menjadi keuntungan bagi para petani.

Di negara bagian di mana dia memenangkan pemilihan 2016, Trump berterima kasih karena para petani tetap mendukungnya bahkan setelah dia harus mengalokasikan dana talangan jutaan dolar untuk produsen yang terkena dampak tarif China

"Saya pikir ini [perjanjian dagang] akan berhasil dan saya pikir China akan berusaha keras untuk membuktikan bahwa perjanjian yang kami tandatangani adalah perjanjian yang baik," kata Trump, dikutip melalui Reuters, Senin (20/1/2020).

Kesepakatan perdagangan fase satu dengan China dimaksudkan untuk mengurangi ketegangan setelah 18 bulan perang tarif yang ketat antara dua ekonomi terbesar dunia yang telah berdampak pada pertumbuhan global.

Kesepakatan ini termasuk janji Beijing untuk membeli tambahan produk agrikultur AS senilai US$12,5 miliar pada 2020 dan sekitar US$24 miliar pada 2021, lebih tinggi dari pembelian sebesar US$19,5 pada 2017.

Meskipun perjanjian awal sudah disepakati, para analis mengatakan sejumlah masalah masih belum terselesaikan.

Pengenaan tarif 25% atas US$250 miliar barang-barang industri China dan komponen yang digunakan oleh produsen AS serta tarif balasan China terhadap lebih dari US$100 miliar pada barang-barang AS tetap berlaku.

Trump mengatakan kepada para petani bahwa dia akan dengan kuat menegakkan kesepakatan perdagangan untuk memastikan China mempertahankan komitmennya.

Trump juga mengingatkan para petani bahwa dia telah memperoleh persetujuan Kongres tentang kesepakatan perdagangan baru antara Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada yang akan menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara 1994.

Dia mengatakan akan segera menandatangani kesepakatan itu, mungkin dalam sebuah acara di Gedung Putih.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perang dagang AS vs China
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top