Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menteri PPN Suharso Monoarfa Urai Target Ekonomi Indonesia 5 Tahun ke Depan

Penyederhanaan regulasi dan birokrasi menjadi kunci atas upaya transformasi yang tengah dilakukan oleh pemerintah.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 06 Januari 2020  |  18:01 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa tiba di Kompleks Istana Kepresidenan - Antara/Puspa Perwitasari
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa tiba di Kompleks Istana Kepresidenan - Antara/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah mematok pertumbuhan ekonomi nasional mampu melaju di kisaran 5,6%—6,2% hingga 5 tahun ke depan.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa merinci pertumbuhan ekonomi yang dapat menyentuh 5,3% pada tahun lalu, lalu meningkat secara bertahap hingga mampu di atas 6% pada 2024.

“Kita memahami keadaan dunia internasional saat ini tetapi kita tentu harus tetap optimistis dan kita mengambil di angka di antara 5,6%—6,2% [pertumbuhan ekonomi],” katanya di Kantor Presiden, Senin (6/1/2020).

Namun, untuk mengimplementasikan target tersebut, Suharso menekankan penyederhanaan regulasi dan birokrasi menjadi kunci atas upaya transformasi yang tengah dilakukan oleh pemerintah.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan angka kemiskinan bisa turun 7% dari angka saat ini sebesar 9,41%.

Tingkat pengangguran juga diharapkan dapat turun hingga 4,4% dari sebelumnya 5,28%. Indeks pembangunan manusia juga ditargetkan naik dari 71,39 ke 75,54.

Nantinya, hasil dari sidang kabinet mengenai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 akan diterbitkan dalam bentuk peraturan presiden.

“Selambat-lambatnya diterbitkan pada 20 Januari 2020,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bappenas Pertumbuhan Ekonomi ekonomi Suharso Monoarfa
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top