Bandara Gatot Subroto di Lampung Menanti Maskapai

Bupati Way Kanan, Provinsi Lampung, Raden Adipati Surya, mengatakan bahwa pengembangan Bandara Gatot Subroto tahun depan mendapatkan kucuran anggaran APBN sebesar Rp20 miliar, setelah pada 2019 diguyur Rp25 miliar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 November 2019  |  13:41 WIB
Bandara Gatot Subroto di Lampung Menanti Maskapai
Bandara Gatot Subroto di Way Kanan, Lampung. - Antara

Bisnis.com, BLAMBANGAN UMPU, Lampung – Bupati Way Kanan, Provinsi Lampung, Raden Adipati Surya, mengatakan bahwa pengembangan Bandara Gatot Subroto tahun depan mendapatkan kucuran anggaran APBN sebesar Rp20 miliar, setelah pada 2019 diguyur Rp25 miliar.

“Pengerjaan perbaikan 2019 hampir selesai dan saat ini dilakukan perbaikan landasan pacu dan lainnya,” kata Adipati di Blambangan Umpu, ibu kota Kabupaten Way Kanan, pada Rabu (13/11/2019).

Menurut dia, anggaran APBN 2020 digunakan untuk perbaikan landasan pacu, sementara APBN 2019 digunakan untuk membangun sarana dan prasarana bandara, seperti perbaikan pengadaan pasokan listrik, pemadam kebakaran, gedung, dan lampu landasan.

Sementara itu, Pemkab Way Kanan membangun fasilitas seperti pagar sisi udara, akses masuk jalan dua jalur, radio menara, dan kantor Danlanud. “Semoga pengerjaan pada tahun ini selesai, dan tinggal penyelesaian tahun 2020, sehingga segera bisa beroperasi," kata Adipati.

Dia menambahkan bahwa saat ini dilakukan proses penjajakan ke berbagai maskapai untuk melayani penerbangan Way Kanan - Jakarta atau Way Kanan - Palembang.

"Kami terus melakukan sosialisasi ke seluruh maskapai, tetapi inginnya sistem carter, sedang Pemkab Way Kanan hanya sanggup sistem blocking," paparnya.

Menurut Adipati, sistem carter yang diinginkan oleh maskapai akan sangat memberatkan Pemkab Way Kanan karena biaya yang dikeluarkan mencapai ratusan juta rupiah. Pemkab Way Kanan hanya menyanggupi dengan sistem blocking seat karena biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar.

“Yang terbaru kita sudah berkomunikasi dengan maskapai Nam Air (Sriwijaya Air Group), tetapi mereka tetap menghendaki carter, dan kami dari Way Kanan tetap ingin sistem blocking seat,” ucapnya.

Adipati menjelaskan pesawat yang digunakan untuk penerbangan dari Jakarta - Way Kanan - Palembang dan Palembang - Way Kanan - Jakarta adalah ATR 72. “Bandara ini intinya sudah siap dibuka, tetapi tinggal menunggu maskapai saja untuk bisa melayani penerbangan dari Way Kanan.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bandara, lampung

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top