Pemerintah Janjikan Regulasi yang Memudahkan Investasi Energi Terbarukan

Pemerintah menjanjikan regulasi yang memudahkan investasi energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia akan diterbitkan dalam waktu dekat. 
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 08 November 2019  |  09:28 WIB
Pemerintah Janjikan Regulasi yang Memudahkan Investasi Energi Terbarukan
Energi terbarukan - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menjanjikan regulasi yang memudahkan investasi energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia akan diterbitkan dalam waktu dekat. 

Deputi III Kemenko Maritim Bidang Koordinasi Infrastruktur Ridwan Jamaludin mengatakan pemerintah akan membuat kebijakan yang memperhitungkan keekonomian EBT sehingga investasi sektor tersebut semakin menarik. 

“Regulasi akan kita kelola sehingga investasi di bidang EBT juga cukup menarik secara keekonomian,” katanya, Kamis (7/11/2019). 

Dia memerinci ada sejumlah regulasi yang kurang menarik investasi EBT, mulai dari tarif listrik hingga skema perizinan. Bahkan, selama ini perhitungan keekonomian EBT selalu dibandingkan dengan energi fosil, yang akhirnya membuat investasi sektor tersebut enggan masuk. 

Menurutnya, pemerintah sedang membahas kebijakan tersebut dan dalam waktu dekat akan dirilis. Kemungkinan regulasi akan dituangkan dalam bentuk peraturan presiden. Nantinya, aturan dalam perpres akan dituangkan dalam Peraturan Menteri (Permen). 

“Jangan sampai perpres bagus, permen tidak ramah,” katanya. 

Sebelumnya, Ketua Masyarakat Energi Baru Terbarukan Indonesia (METI) Surya Darma mengatakan regulasi yang kerap berubah-ubah menjadi tantangan pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia. 

Menurutnya, METI telah mengusulkan sejumlah masukan ke pemerintah mengenai perpres yang mengatur pengembangan EBT tersebut. Salah satunya soal biaya pokok penyediaan (BPP) pembangkitan yang diharapkan tidak lagi sebesar 85% dari BPP lokal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
investasi, energi terbarukan

Editor : Lucky Leonard
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top