Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jabat Kepala Bappenas, Suharso Bakal Tancap Gas Pembentukan Ibu Kota Baru

“Saya sudah mencoba mengumpulkan pengetahuan. Saya mudah-mudahan dalam waktu dekat dibentuk badan otorita,” katanya di Istana Negara, Rabu (23/10/2019).
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 23 Oktober 2019  |  14:49 WIB
Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa tiba di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019) - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa tiba di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019) - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA— Suharso Monoarfa, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, menargetkan pembentukan badan otorita pemindahan ibu kota bisa rampung secepatnya.

“Saya sudah mencoba mengumpulkan pengetahuan. Saya mudah-mudahan dalam waktu dekat dibentuk badan otorita,” katanya di Istana Negara, Rabu (23/10/2019).

Adapun tujuan pembentukan badan otorita adalah untuk mengurus pengelolaan aset di ibu kota baru maupun di ibu kota yang lama, Jakarta.

Hasil pengelolaan aset yang menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) nantinya menjadi sumber pembiayaan ibu kota dari mulai pembangunan pada 2021-2045.

“[Pembangunan] harus cepat, akhir 2023 atau 2024 sebagian fungsi pemerintahan bisa dipindahkan ke ibu kota baru. Sekarang masih tahap memastikan titik core-nya 6.000 hektare itu dimana,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan Provinsi Kalimantan Timur sebagai lokasi ibu kota baru, menggantikan DKI Jakarta yang saat ini dinilai sudah sangat padat. Lebih detil lagi, lokasi tersebut terletak di antara Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kertanegara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bappenas Ibu Kota Dipindah
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top