Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Integrator Peternakan Dukung Industri Tepung Telur

Integrator peternakan mendukung hadirnya industri tepung telur di Indonesia. Pasalnya, industri ini dianggap potensial karena selain menyerap hasil produksi peternak, juga menghadirkan variasi untuk masyarakat dalam mengonsumsi telur. 
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 17 Oktober 2019  |  19:30 WIB
Peternak mengambil telur di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018). - JIBI/Nurul Hidayat
Peternak mengambil telur di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Integrator peternakan mendukung hadirnya industri tepung telur di Indonesia. Pasalnya, industri ini dianggap potensial karena selain menyerap hasil produksi peternak, juga menghadirkan variasi untuk masyarakat dalam mengonsumsi telur. 

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Pembibitan Unggas (GPPU) Achmad Dawami mengatakan untuk menghadirkan industri ini membutuhkan investasi, pengalaman, waktu, skala, dan pendanaan yang perlu dikoordinasikan sejumlah pihak. 

"Investasinya bukan sedikit untuk industri karena betul-betul higienis. Telur media yang paling gampang terkontaminasi dengan bakteri, pasti pabriknya seperti laboratorium," ujarnya, Kamis (17/10/2019).

Selain itu, perlu dukungan penyediaan tempat atau lahan untuk pembangunan pabrik tepung telur. Terkait hal tersebut, kemudahan perizinan dan pendanaan dari bank dinilai sangat menentukan.

Pemerintah pun perlu membuat kebijakan yang mendukung seperti insentif pajak. "Operasionalnya biar swasta yang jalan," imbuhnya.

Industri tepung telur ini menurut Dawami tidak hanya sebagai penyangga, namun bisa berskala besar. 

Sementara itu, Kasubdit Hasil Laut, Perikanan, dan Peternakan Kementerian Perindustrian Wahyuni Rianti menyatakan pihaknya sangat mendukung terbentuknya industri tepung telur ini. Tepung telur menurutnya dapat meningkatkan lamanya waktu penyimpanan. 

Kendati demikian, untuk pengembangan industri ini diperlukan studi kelayakan terlebih dahulu. "Walaupun dibuat tepung, kesegaran, kebersihan, keutuhan telur harus terjaga," tuturnya. 

Untuk suplai bahan baku ini, industri juga perlu jaminan ketersediaannya dan diharapkan tidak bergantung pada 1 pemasok.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telur kemenperin
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top