Produksi Sawit Bisa Mencapai 51 Juta Ton

Produksi sawit Indonesia sampai akhir 2019 berpotensi menembus 51 juta ton seiring bertambahnya tanaman menghasilkan (TM) dengan produktivitas tinggi hasil peremajaan 3 tahun lalu.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 02 Oktober 2019  |  11:09 WIB
Produksi Sawit Bisa Mencapai 51 Juta Ton
Petani memindahkan kelapa sawit hasil panen ke atas truk di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (4/4/2018). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA Produksi sawit Indonesia sampai akhir 2019 berpotensi menembus 51 juta ton seiring bertambahnya tanaman menghasilkan (TM) dengan produktivitas tinggi hasil peremajaan 3 tahun lalu.

Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasindo) Gulat Medali Emas Manurung menyebutkan potensi kenaikan produksi bisa mencapai 12%–15% sampai akhir tahun ini.

Jika menyitir data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) yang menyebutkan produksi pada 2018 di angka 47,43 juta ton, maka produksi pada 2019 berpotensi menyentuh 53,12 juta ton. Sementara itu, produksi diperkirakan mencapai 48,16 juta ton jika merujuk pada data sementara Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian yang menyebutkan produksi sawit 2018 sebesar 43 juta ton.

"Peningkatan produksi ini didorong oleh peremajaan sawit 3 tahun lalu. Baik lewat program peremajaan sawit rakyat maupun peremajaan yang dilakukan oleh perusahaan," kata Gulat saat dihubungi Bisnis, Selasa (1/10/2019).

Gulat memperkirakan realisasi peremajaan pada 2016 dilakukan di areal seluas 8.000 hektare (ha). Angka itu sendiri terus tumbuh seiring makin mudahnya akses petani terhadap bibit unggul dengan ketelusuran yang jelas.

"Sekarang petani memperoleh bibit lebih mudah. Tidak seperti dulu. Produktivitas bibit pun lebih baik. Kalau dulu cuma 1,5 ton [tandan buah segar] per ha, sekarang bisa dua tiga kali lebih tinggi," ujarnya.

Wakil Ketua Umum III Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) bidang Urusan Perdagangan dan Keberlanjutan Togar Sitanggang pun memperkirakan adanya pertumbuhan produksi yang 48 juta ton di antaranya merupakan crude palm oil (CPO).

"Produksi minyak sawit nasional hingga akhir 2019 diprediksi mencapai 51 juta ton. Sebanyak 46-48 juta ton di antaranya adalah CPO," katanya.

Data yang dirilis Gapki memperlihatkan bahwa produksi sawit selama periode Januari–Juli 2019 berjumlah 30,24 juta ton naik sekitar 15% dibanding realisasi produksi pada periode yang sama di 2018 yang berada di angka 26,26 juta ton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sawit, gapki

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top