Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menkeu Belum Pastikan Anggaran Pemindahan Ibu Kota dalam RAPBN 2020

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum dapat memastikan kesediaan anggaran untuk pemindahan ibu kota dalam RAPBN 2020.
Lorenzo Mahardhika
Lorenzo Mahardhika - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  13:14 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi keynote speaker dalam The 14th Gaikindo International Automotive Conference di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (24/7). - BISNIS.COM/Felix Jody Kinarwan
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi keynote speaker dalam The 14th Gaikindo International Automotive Conference di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (24/7). - BISNIS.COM/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum dapat memastikan kesediaan anggaran untuk pemindahan ibu kota dalam RAPBN 2020.

Hal tersebut disampaikan setelah pidatonya pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPR Terhadap RAPBN 2020 di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Sri Mulyani mengatakan sejumlah pihak terkait pemindahan ibu kota, seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian Perhubungan telah menyediakan beberapa pos pembiayaan yang dapat dimasukkan dalam RAPBN 2020.

Meskipun begitu, ia melihat jumlah pembiayaan yang tercantum dinilai belum signifikan.

"Ini karena masih dalam kajian awal. Bila masterplan dan dasar hukumnya belum selesai kami belum bisa mengkajinya dengan komprehensif," kata Sri Mulyani.

Ia melanjutkan, pihaknya juga akan mempelajari masterplan pemindahan ibu kota yang dirancang oleh Kementerian PUPR dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Hal ini dilakukan agar pembiayaan yang muncul dalam anggaran tidak menimbulkan efek negatif bagi perekonomian Indonesia ke depannya.

Senin (26/8/2019), Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan rencana pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur.

Lokasi ibukota baru terletak pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian lainnya di Kabupaten Kutai Kartanaegara Provinsi Kalimantan Timur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pemindahan Ibu Kota
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top