Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mobil Listrik, Ini Pekerjaan Rumah Utama Versi Menhub

Selain masalah minimnya stasiun pengisian listrik umum, Menhub menilai perlu ada pengenalan lebih lanjut mengenai teknologi kendaraan listrik ke publik.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 23 Agustus 2019  |  16:22 WIB
Model memperagakan cara sistem pengisian listrik ke mobil di booth Mercedes-Benz di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di Tangerang, Banten, Jumat (19/7/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Model memperagakan cara sistem pengisian listrik ke mobil di booth Mercedes-Benz di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di Tangerang, Banten, Jumat (19/7/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menekankan pekerjaan rumah utama pengadaan kendaraan bertenaga listrik adalah stasiun pengisian listrik umum (SPLU).

Selain masalah minimnya stasiun pengisian listrik umum, Menhub menilai perlu ada pengenalan lebih lanjut mengenai teknologi kendaraan listrik ke publik.

Budi Karya bercerita, Peraturan Presiden (Perpres) No.55/2019 tentang Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan merupakan wujud dari keseriusan pemerintah mendukung pengembangan kendaraan jenis ini.

"Tidak mudah, tapi satu keniscayaan artinya kita harus capai titik itu pada waktu tertentu. Sebetulnya seharusnya 2 tahun lalu tapi dengan upaya-upaya regulator pelaku pengguna ini sudah sangat baik," jelasnya, Jumat (23/8/2019).

Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik ini memang membutuhkan proses, sehingga perlu pengenalan kepada masyarakat. Selain bagian dari upaya mendapatkan lingkungan bersih, imbuhnya, Indonesia juga berpotensi sebagai eksportir kendaraan listrik.

Dia melanjutkana salah satu pekerjaan rumah dari pengadaan kendaraan bermotor listrik adalah fasiltias penunjang seperti SPLU.

Selain itu, dia menilai berbagai operator angkutan umum mulai yang berbasis taksi, hingga bus mulai berlomba menjajal penggunaan kendaraan ramah lingkungan tersebut. 

"Saya sudah coba Gesits [sepeda motor bertenaga listrik] bahwa untuk capai satu harga yang seimbang dengan kemampuan masyarakat, kita harus ada upaya-upaya supaya terjangkau," ungkapnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik menhub
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top