Wah, Deklarasi JSMR dan UI Bersihkan Sampah Plastik Pecahkan Rekor MURI

Kegiatan deklarasi melibatkan lebih dari 8.500 mahasiswa baru UI yang berpartisipasi dalam kampanye Program Cinta Kampus UI itu berhasil meraih penghargaan dari MURI.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 23 Agustus 2019  |  16:07 WIB
Wah, Deklarasi JSMR dan UI Bersihkan Sampah Plastik Pecahkan Rekor MURI
Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani menjawab pertanyaan dalam sesi wawancara, di Jakarta, Selasa (6/11/2018). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, DEPOK-- PT Jasa Marga Tbk., Universitas Indonesia (UI) dan Ikatan Alumni UI menggelar deklarasi Duta Bersihkan Sampah Plastik untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam.

Kegiatan deklarasi melibatkan lebih dari 8.500 mahasiswa baru UI yang berpartisipasi dalam kampanye Program Cinta Kampus (PCK) UI itu berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk Tarian Pilah Sampah oleh Penari Terbanyak dan Replika Logo Makara UI Terbesar dari Sampah Botol Plastik – Ecobrick.

Selain itu, deklasrasi itu juga diisi kegiatan menanam pohon di wilayah kampus UI Depok, serta melepas ikan dan membersihkan sampah di enam Danau UI.

Direktur Utama Jasa Marga (JSMR) Desi Arryani berharap kerja sama dengan UI dapat meningkatkan jumlah program edukasi yang masif, baik dalam bentuk sosialisasi maupun dialog publik dengan berbagai komunitas yang semakin beragam.

“Tentu saja tujuannya untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan maupun masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar jalan tol, terhadap pentingnya pengurangan sampah plastik serta pengelolaan sampah yang bertanggung jawab,” ujarnya di Depok, Jumat (23/8/2019).

 

sebagai mitra, menargetkan jumlah sosialisasi dan edukasi serta implemetasi mengenai pelestarian lingkungan terutama pengelolaan sampah plastik dapat ditingkatkan.

Bentuk kerjasama tersebut dinyatakan dalam sebuah Deklarasi Jasa Marga dan UI sebagai Duta Bersihkan Sampah Plastik yang berlangsung di UI Depok.

Acara deklarasi itu juga dihadiri oleh Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro, Staf Ahli Menteri PUPR Sudirman, Rektor UI Muhammad Anis, Ketua Iluni UI Arief Hardono dan Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani.

 Rektor UI Muhammad Anis juga menyatakan pihaknya berkomitmen untuk mempertahankan sepertiga Kampus UI sebagai hutan hijau sejak 2010.

“Deklarasi Jasa Marga dengan UI ini sebagai bagian dari dukungan kami terhadap badan usaha untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Kuncinya adalah mengelola sampah plastik serta dengan menanam pohon di wilayah jalan tol untuk meminimalisir polusi yang diakibatkan asap kendaraan,” jelasnya

Sejak 2015, Jasa Marga telah memulai konsep Green Toll Road dengan menanam sekitar 4.000 jenis pohon yang beragam untuk mempertahankan keanekaragaman hayati.

Hingga kini, Jasa Marga telah menanam total 71.000 lebih pohon di wilayah operasional Jasa Marga. "Kami menargetkan penambahan sekitar lebih dari 25.000 pohon lagi dapat ditanam oleh Jasa Marga hingga akhir tahun 2019 ini,” ujar Desi.

Sebagai bentuk langkah konkret, Jasa Marga meluncurkan inovasi program kepedulian lingkungan yang diberi nama Jasa Marga Giving Back To Nature yang merupakan program kepedulian Jasa Marga terhadap pelestarian lingkungan guna menjaga keseimbangan ekosistem alam.

Desi menambahkan program ini dimulai dengan pengembangan dan pembinaan komunitas Jasa Marga sejak 2015, yaitu River Front Edu Centre Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) yang terletak di Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Cibodas, Tangerang.

“Banksasuci sendiri merupakan wilayah binaan Jasa Marga yang diarahkan untuk mengelola sungai secara terintegrasi, yaitu dengan memelopori penanaman pohon untuk mengurangi polusi, mengelola keberagaman hayati yang berada di bantaran sungai, dan mengelola sampah yang didapat dari Sungai Cisadane."

Di lokasi River Front Edu Centre Banksasuci, Jasa Marga mengembangkan Kawasan Arboretum dengan menanam sebanyak 4.000 pohon buah dan lebih dari 1.500 tanaman bunga untuk menjaga keanekaragaman hayati.

Selain itu, terdapat Gudang Rezeki yang merupakan pengelolaan sampah plastik dengan alat modern dengan sistem press untuk didaur ulang.

Untuk masyarakat sekitar yang juga membutuhkan sarana dan fasilitas pendidikan, Banksasuci juga menyediakan sarana belajar khusus PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jasa marga, universitas indonesia

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top