Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Puluhan Ribu Ha Lahan di Humbang Hasundutan akan Dijadikan Area Pertanian

Setelah selesai, tanah tersebut kemudian akan diberikan untuk diusahakan dan dikembangkan oleh pihak swasta sebagai lahan usaha pertanian.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 07 Agustus 2019  |  06:47 WIB
Danau Toba dilihat dari Geosite Sipinsur Kabupaten Humbang Hasundutan. JIBI - Nancy Junita
Danau Toba dilihat dari Geosite Sipinsur Kabupaten Humbang Hasundutan. JIBI - Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA- Pemerintah berencana menggandeng swasta dalam mengembangkan puluhan ribu hektare lahan yang berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara.

Menteri Koordinator Bidang Maritim (Menko Maritim) Luhut Panjaitan menyebutkan dalam kunjungan di akhir bulan lalu, Presiden Joko Widodo melihat bahwa sejumlah kawasan Humbang Hasundutan yang terletak di ketinggian 1.300-2.400 meter di atas permukaan laut. Hal ini, membuat lahan di kawasan tersebut cocok ditanami berbagai jenis kebutuhan pangan seperti kentang, bawang putih, bawang merah, dan cabai.

“Itu pertanian sangat baik dan di sana ada tanah yang cukup luas yang tidak digunakan,” ujar Luhut baru-baru ini.

Menurut Luhut, pemerintah akan mengambil alih penguasaan lahan yang tidak dimanfaatkan tersebut. Adapun, pengalihan penguasaan lahan saat ini sedang dalam proses.

Setelah selesai, tanah tersebut kemudian akan diberikan untuk diusahakan dan dikembangkan oleh pihak swasta sebagai lahan usaha pertanian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lahan pertanian
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top