China Tambah Kapasitas Produksi Batu Bara

Persetujuan untuk konstruksi tambang batu bara baru di China melonjak pada tahun ini dengan harapan konsumsi semakin meningkat untuk beberapa tahun ke depan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Agustus 2019  |  15:45 WIB
China Tambah Kapasitas Produksi Batu Bara
Tambang batu bara. - Bloomberg/Luke Sharrett

Bisnis.com, BEIJING Persetujuan untuk konstruksi tambang batu bara baru di China melonjak pada tahun ini dengan harapan konsumsi semakin meningkat untuk beberapa tahun ke depan.

Secara jangka panjang, China berencana untuk menurunkan konsumsi batu baranya. Namun, naiknya persetujuan konstruksi pada tahun ini menunjukkan negara tersebut masih menyediakan ruang yang cukup untuk pertumbuhan konsumsi dalam jangka pendek.

Adapun pihak regulator memberikan lampu hijau untuk pembangunan kapasitas produksi baru sebanyak 141 juta ton per tahun pada semester I/2019. Jumlah tersebut jauh di atas tambahan kapasitas sepanjang tahun lalu yang hanya sebanyak 25 juta ton.

Proyek-proyek tersebut termasuk tambang baru di wilayah Mongolia Dalam, Xinjiang, Shanxi, dan Shaanxi.

Pada bagian lain, Beijing berencana untuk meningkatkan pangsa pasar bahan bakar nonfosil dalam bauran energinya hingga 15 persen pada akhir tahun depan dari posisi saat ini sebesar 14,3 persen. Persentase tersebut akan ditingkatkan lagi menjadi 20 persen pada 2030.

Lauri Myllyvirta, analis energi senior Greenpeace mengatakan kebanyakan proyek baru tersebut akan menggantikan tambang-tambang kecil atau tambang tua yang sudah terkuras cadangannya.

"Perencanaan energi China tampaknya mendorong agar tingkat produksi batu bara dipertahankan untuk 1-2 dekade mendatang yang sangat sulit direkonsiliasikan dengan Paris Agreement," tuturnya, Selasa (6/8/2019).

Adapun produksi batu bara china pada semester I/2019 telah meningkat sebesar 2,6 persen ke level 1,76 miliar ton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
china, batu bara

Sumber : Reuters

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top