Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bangka Belitung Andalkan Event Sebagai Magnet Wisata

Kementerian Pariwisata mengapresiasi komitmen para kepala daerah di Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang ingin menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  15:45 WIB
Wisatawan mengunjungi Pantai Tikus Emas di Sungailiat, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung, Selasa (21/3). - Antara/Aloysius Jarot Nugroho
Wisatawan mengunjungi Pantai Tikus Emas di Sungailiat, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung, Selasa (21/3). - Antara/Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Pariwisata mengapresiasi komitmen para kepala daerah di Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang ingin menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan.

Menpar Arief Yahya mengatakan hal tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah event di Babel yang masuk dalam Calendar of Event (CoE) Kemenpar serta adanya dua kawasan di Babel yang sedang proses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Dalam penyelenggaraan event harus menggunakan kriteria 3C seperti nilai kreatif (Creative Value), nilai komersil (Commercial Value), serta didukung oleh komitmen atau keseriusan kepala daerah (CEO Commitment) dalam mengembangkan pariwisata daerahnya.

“Tapi yang penting adalah Commitment CEO, Gubernur dan Bupati harus berkomitmen, anggaran, serta konsisten minimal 3 tahun berturut-turut. Bila kepala daerahnya punya komitmen, dua lainnya akan mengikuti,” ujar dalam siaran pers, Kamis (18/7/2019). 

Arief menekankan pentingnya menghitung Commercial Value dari setiap acara sehingga bisa meyakinkan para Gubernur dan Bupati bahwa pergelaran memberikan manfaat ekonomi bagi warganya.

Dia mencontohkan Bali yang sudah hebat dalam penyelenggaraan events, karena Bali memiliki product, process, philosophy yang saling melengkapi. Sementara contoh lain adalah Banyuwangi yang menjadi Kota Festival Terbaik dengan jumlah event yang banyak. 

“Hipotesis saya, Bali dan Banyuwangi memiliki pendapatan perkapita tinggi dan indeks kebahagiaannya tinggi. Saya berharap Babel akan seperti itu,” kata Arief.

Selain itu, lanjutnya, Toboali City On Fire merupakan event kedua yang akan diselenggarakan tahun ini. 

“Sebaiknya acara ini memperhatikan tiga hal yakni koreografer, desain baju, dan musik. Ketiga hal ini harus berasal dari nasional tanpa melupakan unsur lokal," tutur Arief.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung H. Erzaldi Rosman mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata atas dukungan terhadap pariwisata Bangka Belitung dalam acara Launching Toboali City On Fire (TCOF) Season 4 Tahun 2019.

"Terbukti terjadi peningkatan kunjungan wisatawan yang drastis, pada 2018 tercatat kunjungan meningkat menjadi sekitar 2 juta. Melalui pariwisata, saya harap kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Babel bisa terus meningkat,” terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top