Holding BUMN Dinilai Layak Kelola Terminal Bus

Entitas BUMN baru pengelola terminal bus tipe A disarankan bagian dari holding BUMN Perumahan dan Pengembangan Kawasan atau holding Infrastruktur. 
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 17 Juli 2019  |  18:07 WIB
Holding BUMN Dinilai Layak Kelola Terminal Bus
Foto aerial Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (2/1/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Entitas BUMN baru pengelola terminal bus tipe A disarankan bagian dari holding BUMN Perumahan dan Pengembangan Kawasan atau holding Infrastruktur. 

Pemerhati transportasi Universitas Indonesia (UI) Mohammed Ali Berawi menuturkan jika memang ingin dikelola oleh BUMN, lebih baik melibatkan BUMN Perumahan dan Pengembangan Kawasan atau BUMN Infrastruktur, karena cakupannya termasuk kedua jenis holding BUMN tersebut.

"Cakupannya pembangunan dan pengelolaan terminal bagusnya masuk ke holding pengembangan kawasan agar bisa optimum perencanaan dan desainnya," katanya kepada Bisnis.com, Rabu (17/7/2019).

Dia menegaskan jika inti bisnisnya hanya terminal kendaraan usahanya akan sangat terbatas, sementara kalau cakupannya ditingkatkan dengan terminal antar moda dengan kereta api, logistik, pengembangan kawasan menjadi lebih luas. 

Alasannya, terminal yang potensial untuk menghasilkan pemasukan dan diintegrasikan dengan lini bisnis lain seperti properti tidak begitu banyak. Alasannya, karena membutuhkan lahan yang besar di tengah kota.

Di sisi lain, mempertimbangkan skala bisnisnya, Ali menyarakankan baiknya terminal tipe A dikelola pihak swasta.

Sementara itu, dia menilai kerja sama antara pemerintah dan swasta sangat bergantung terhadap nilai kelayakan proyek. "Pada saat perhitungan kelayakan (IRR) tidak terpenuhi maka pihak swasta tidak akan ikut dalam skema kerjasama tersebut. Oleh karenanya, pekerjaan rumah dalam kerjasama adalah peningkatan kelayakan," jelasnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
terminal bus

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top