Kontraktor Daerah Didorong “Kuasai” Tender Jalan Elak ke Mandalika

Kontraktor daerah akan dilibatkan dalam proses prakualifikasi karena kesempatannya yang lebih besar untuk lulus.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 17 Juli 2019  |  20:36 WIB
Kontraktor Daerah Didorong “Kuasai” Tender Jalan Elak ke Mandalika
Foto areal ruas jalan gerbang barat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (24/2/2019). - ANTARA/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mendorong agar kontraktor daerah bisa bersaing dengan BUMN karya seperti dalam tender proyek jalan elak atau bypass ke Kawasan Madalika di Nusa Tenggara Barat.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mengatakan bahwa banyak kontraktor yang sudah tertarik berinvestasi dalam pembangunan jalan elak ini.

"Pasti banyaklah. Nanti kan melalui tahap prakualifikasi di atas 100 pasti itu karena 17 kilometer dan empat lajur," tuturnya, Rabu (17/7/2019).

Sugiyartanto menuturkan bahwa kontraktor daerah akan dilibatkan dalam proses prakualifikasi ini karena kesempatannya yang lebih besar untuk lulus.

"Pada saat daerah kualifikasinya lebih tinggi dari sisi kemampuan keuangan bukan tidak mungkin dia akan jadi lead-nya, bukan hanya BUMN," katanya.

Menurut Sugiyartanto, saat ini untuk pembangunan jalan elak ini penetapan lokasinya sudah terbit dan sudah dalam proses lelang.

Dia berharap pada November nanti, sudah dalam proses bayar-membayar sehingga pada 2020 sudah dapat dilakukan pembangunan konstruksi fisik.

"Sejalan dengan proses bayar-membayar saya sudah coba super-impose desain trase lahannya," katanya.

Mandalika dipastikan menjadi salah satu tuan rumah MotoGP pada 2021 mendatang setelah PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC menjalin kesepakatan dengan Dorna Sport SL, pemegang lisensi MotoGP.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR Hadi Sucahyono mengatakan bahwa jalan elak akan menjadi alternatif untuk mempercepat mobilitas dari bandara ke Mandalika.

Adapun, anggaran pembangunan jalan elak diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun.

Menurut Hadi, dari jumlah tersebut, sebanyak Rp120 miliar dibutuhkan untuk pembebasan lahan.

Dia menyebutkan bahwa pemerintah daerah diharapkan bisa menangani pembebasan lahan untuk pembangunan jalan.

Sirkuit yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah itu, akan menjadi sirkuit jalanan pertama di ajang balap motor paling bergengsi di dunia itu.

Rencananya, sirkuit Mandalika akan dibangun pada Oktober 2019. Sirkuit ini akan memiliki panjang 4,32 kilometer dengan satu lintasan lurus, yang sepertinya akan menjadi garis start dan finish.

Sirkuit akan terdiri atas 18 tikungan, sedangkan arena penunjang area paddock akan memiliki 40 garasi untuk kegiatan operasional tim balap.

KEK Mandalika tercatat memiliki luas total 1.175 hektare. Kawasan itu terletak di selatan Pulau Lombok dan di dalamnya terdapat bentangan 16 km pantai pasir putih.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
MotoGP, kontraktor, KEK Mandalika

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top