Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasar Global Melambat, Jokowi Sebut Produk UMKM Indonesia Punya Pasarnya Sendiri

Presiden Joko Widodo menilai produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki segmentasi pasar sendiri di tengah pelemahan ekonomi global.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 12 Juli 2019  |  12:20 WIB
Presiden Joko Widodo bertemu dengan pelaku UMKM di Jakarta. - Instagram @jokowi
Presiden Joko Widodo bertemu dengan pelaku UMKM di Jakarta. - Instagram @jokowi

Bisnis.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo menilai produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki segmentasi pasar sendiri di tengah pelemahan ekonomi global.

Presiden Jokowi meyakini perlambatan ekonomi global tidak akan menghambat pertumbuhan UMKM Indonesia. “Sebetulnya kan, pasar-pasar tertentu itu masih banyak peluang. Jangan masuk yang mass product, itu bersaing kita kalah dengan negara-negara yang sudah memproduksi secara massal,” katanya seusai meninjau Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) di Jakarta Convention Center, Jumat (12/7/2019).

Dia menyatakan produk-produk unggulan UMKM misalnya kerajinan atau kain tradisional sudah tidak diragukan kualitasnya secara internasional. Jika ingin menang di pasar global, Jokowi ingin para pengusaha UMKM bisa fokus di segmen ini. “Ada banyak peluang yang bisa dimasuki tapi itu adalah jenis yang niche, tertentu. Tapi kalau dalam pasar global kan gede banget,” jelasnya.

Sebelumnya, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mencatat nilai Produk Domestik Bruto Ekonomi Kreatif pada tahun 2016 mencapai Rp922,59 triliun. Pada tahun yang sama, nilai ekspor industri ekonomi US$20 miliar atau sebesar 13,77% dari total ekspor Indonesia. Adapun, tiga subsektor penyumbang ekspor tertinggi adalah fesyen, kriya, dan kuliner.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi
Editor : Rahayuningsih
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top