JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019: Rest Area Nontol Bali Belum Beroperasi

Progres pengerjaan AC Rambut Siwi baru 50 persen. Rest area nontol ini merupakan salah satu proyek yang tengah dikejar Kementerian PUPR selain AC Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 06 Juni 2019  |  17:55 WIB
JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019: Rest Area Nontol Bali Belum Beroperasi
Anjungan Cerdas (AC) Bahari Rambut Siwi. - Reni Lestari

Bisnis.com, JEMBRANA - Rest area nontol di Bali bernama Anjungan Cerdas (AC) Bahari Rambut Siwi terpantau belum beroperasi, saat Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali 2019 singgah,  Kamis (6/6/2019).

Integrated rest area ini berada di ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Denpasar dan Gilimanuk. Gapura besar yang berada di bagian depan rest area ini masih ditutup plang.  Masuk ke bagian dalam,  pengerjaan sejumlah bangunan tampak belum selesai dan sedang dalam proses. 

Sementara itu, rest area yang belum beroperasi ini dimanfaatkan warga sebagai spot foto,  mempertimbangkan pemandangan alam yang dikelilingi area persawahan.  Pengunjung juga bisa melihat pantai dari kejauhan. Bahkan,  ada pula yang memanfaatkan salah satu sudut AC Rambut Siwi untuk olahraga yoga.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW)  Kementerian PUPR Rido Matari Ichwan mengatakan,  progres pengerjaan AC Rambut Siwi baru 50 persen. Rest area nontol ini merupakan salah satu proyek yang tengah dikejar Kementerian PUPR selain AC Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek,  Jawa Timur. 

"Hingga hari ini keduanya berjalan lancar dan tanpa kendala yang berarti. AC Rambut Siwi progres konstruksinya telah mencapai 50 persen dan AC Bendungan Tugu dengan progres fisik 10 persen. Ditargetkan AC di Bendungan Tugu mencapai 60 persen pada akhir tahun," katanya dalam keterangan tertulis. 

Keduanya menjadi proyek percontohan (inkubasi) pembangunan AC yang dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan perjalanan serta mengurangi kecelakaan lalu lintas pada jalan nasional yang traffic nya semakin meningkat dari waktu ke waktu. Kedua AC ini dikembangkan mengadopsi dari rest area di Jepang yang disebut Michino-Eki.

Pada dasarnya AC merupakan rest area multifungsi di jalan  nasional yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung dan dikemas secara modern, mulai dari tempat makan, pusat informasi, gerai traveler/ATM, ruang terbuka hijau, amphi teater, sarana edukasi, serta gerai produk lokal unggulan.

AC Rambut Siwi dibangun di atas lahan seluas 4,7 hektare, hasil kerja sama Kementerian PUPR dan Pemda, yang konstruksinya dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) dengan nilai kontrak Rp 67,5 miliar.

(Tim Jelajah Jawa-Bali 2019 (Yustinus Andri, Muhammad Ridwan, Andi M. Arief, Maria Elena, Reni Lestari)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Jawa-Bali

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top