Poros Palu-Kulawi Putus, Jalan Darurat Disiapkan

Pembuatan jalan darurat pascaterputus, salah satu tujuannya agar masyarakat dapat menuju Kulawi melalui jalan darat dengan aman. Hal ini sekaligus menopang kegiatan tradisi mudik jelang idulfitri tahun 2019.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  08:12 WIB
Poros Palu-Kulawi Putus, Jalan Darurat Disiapkan
ilustrasi. - Antara/Syifa Yulinnas

Bisnis.com, SIGI, Sulawesi Tengah--Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), melalui Dinas Bina Marga telah membuat jalan darurat untuk poros Palu-Kulawi, Kabupaten Sigi, di Desa Tuva Kecamatan Gumbasa pascaterputus diterjang banjir.

"Jalan telah dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat karena sudah dibuat jalan darurat," ucap Kepala Dinas Bina Marga Sulteng, Saifullah Djafar, di Kediaman Bendahara Umum DPP NasDem Ahmad M Ali di Palu, Kamis (30/5/2019).

Pemerintah Sulteng melalui organisasi perangkat daerah tersebut, menurunkan beberapa alat berat untuk menormalkan jalan darat menuju Kulawi. "Sudah dikerjakan, ada sekitar dua alat berat yang diturunkan ke lapangan," kata Saifullah Djafar.

Pembuatan jalan darurat pascaterputus, salah satu tujuannya agar masyarakat dapat menuju Kulawi melalui jalan darat dengan aman. Hal ini sekaligus menopang kegiatan tradisi mudik jelang idulfitri tahun 2019.

Pantauan di lapangan, Jalan Poros Palu-Kulawi yang terputus kurang lebih 300 meter di perbatasan Kecamatan Gumbasa dan Kulawi di Desa Tuva telah dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat.

Adanya jalan darurat itu, sekaligus membuka keterisolasian beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Kulawi Selatan, Kecamatan Kulawi Raya, Kecamatan Lindu dan Kecamatan Pipikoro.

Jalan Poros Palu-Kulawi terputus disebabkan terjadinya penurunan kualitas daerah aliran sungai, yang menyebabkan terjadinya pengikisan badan jalan (erosi) oleh air sungai.

Pemerintah Sulteng melalui Dinas Bina Marga telah melakukan pemetaan lokasi pemindahan jalan poros tersebut dari jalur awal. Pemindahan jalan itu dilakukan mulai dari Desa Omu hingga Sadaunta dengan panjang kurang lebih 7 kilometer.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
longsor, mudik lebaran 2019

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top