UMKM di Labuan Bajo Didorong Go Digital

Konsep go digital diharapkan agar lebih kuat lagi mendorong sektor industri UKM untuk memperoleh pangsa pasar yang lebih besar.
Yanita Petriella | 08 Mei 2019 14:56 WIB
Sejumlah kapal siap bersandar di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Otoritas Pariwisata (BOP) Labuan Bajo Flores mendorong para pelaku UMKM yang bergerak di bidang pariwisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa naik kelas dengan memanfaatkan kemajuan teknologi atau digitalisasi.

Direktur Utama BOP Labuan Bajo Flores, Shana Fatina mengatakan pihaknya sangat mendorong pelaku UMKM di Labuan Bajo dapat memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital khususnya untuk memasarkan produk-produknya.

"BOP Labuan Bajo Flores hadir untuk memperkuat konten kearifan lokal sebagai aset budaya daerah. Salah satunya memperkuat UKM, agar pariwisata Labuan Bajo tidak hanya dikenal secara lokal. Tapi bisa go internasional, karena Labuan Bajo adalah destinasi dunia," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (8/5). 

Pariwisata sebagai sektor unggulan penghasil devisa negara yang hingga saat ini telah melahirkan 8 juta—9 juta pelaku UKM. Dengan demikian, konsep go digital diharapkan agar lebih kuat lagi mendorong sektor industri UKM untuk memperoleh pangsa pasar yang lebih besar.

"Konsep go digital yang menjadi salah satu program strategis Kementerian Pariwisata dalam upaya memenangkan pasar, juga semakin mengokohkan industri pariwisata yang berkelanjutan. Serta memperkuat pengembangan pariwisata berbasis budaya," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Bidang Industri dan Kelembagaan BOP Labuan Bajo Flores Jarot Trisunun berpendapat UKM dapat mengetahui cara menjual produk-produk yang dihasilkan melalui pasar digital termasuk melalui branding yang kuat dan menjaga kontinuitas agar tetap stabil. Selain juga dengan mendorong agar pelaku UKM bisa melahirkan ide-ide bisnis digital baru khususnya mereka yang bergerak di bidang pariwisata.

"Sampai saat ini, kontribusi UKM bagi perekonomian nasional sangat besar. Bahkan keberadaan UKM menjadi lokomotif perekonomian kita. Pada saat kegiatan ekonomi dengan skala besar mengalami perlambatan, UKM masih tetap kokoh dan terus tumbuh," tuturnya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
labuan bajo

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup