Heliport Alternatif Moda Transportasi di Bandara Soekarno-Hatta

Whitesky Aviation optimistis pembangunan bandara khusus helikopter (heliport) bisa menambah alternatif moda transportasi dari dan ke Bandara Internasional Soekarno – Hatta.
Rio Sandy Pradana | 16 April 2019 06:33 WIB
CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja sedang menjelaskan tahapan proyek heliport di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Senin (15/4/2019). JIBI/Bisnis - Rio Sandy Pradana

Bisnis.com, JAKARTA - Whitesky Aviation optimistis pembangunan bandara khusus helikopter (heliport) bisa menambah alternatif moda transportasi dari dan ke Bandara Internasional Soekarno – Hatta.

CEO Whitesky Denon Prawiraatmadja mengatakan pembangunan proyek senilai Rp78 miliar tersebut ditargetkan bisa rampung pada akhir 2019. Adapun, total lahan yang akan dikembangkan mencapai 2,8 hektare.

"Nantinya penumpang dari maskapai berjadwal yang ingin menggunakan helikoper bisa terbantu dengan adanya heliport. Dampaknya, heliport ini akan melengkapi moda transportasi perkotaan pendukung dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta ke Jabodetabek hingga Bandung," kata Denon, Senin (15/4/2019).

Dikatakan, fasilitas yang akan dibangun di antaranya adalah shooting point dengan instalasi lampu untuk mendukung terbang malam, delapan helipad, 10 hanggar khusus helikopter berdaya tampung 50 unit Bell 505 atau setara 20 unit Bell 429 atau Airbus H130, customer lounge, kafe, kawasan perkantoran, hingga fasilitas beserta personel untuk evakuasi medis (helimedic).

Heliport komersial yang bernama Cengkareng Heli Port (CHP) tersebut merupakan yang pertama dibangun di Indonesia. Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara Whitesky dengan PT Angkasa Pura II (Persero).

Tahap pertama yang sudah rampung adalah perataan tanah seluas 2,8 hektare hingga batas radar Timur. Area tersebut diperuntukkan pembangunan helipad dan perkantoran sementara.

Denon mengatakan, tahap kedua adalah proses pengerasan lahan untuk lokasi parking stand helikopter sebanyak delapan unit. Adpaun, lokasi parking stand akan berada di depan hanggar.

Tahap ketiga, lanjutnya, adalah pembangunan lounge untuk penumpang dan kompleks gedung perkantoran Whitesky. Tahap keempat adalah pembangunan hanggar.

Rencananya, akan terdapat sepuluh hanggar yang akan dibangun. Namun, dalam tahap awal Whitesky hanya akan membangun sebanyak dua bangunan hanggar.

"Sementara dua dulu. Kalau ada maskapai lain yang ingin bekerja sama dengan kami atau kebutuhan bertambah akan dibangun lagi," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bandara soekarno hatta, Helikopter

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top