Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA GABAH : Amran Wanti-wanti Terendah Rp4.070/kg

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan Presiden sudah menginstruksikan bahwa harga gabah di tingkat petani terendah sebesar Rp4.070 per kilogram.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Maret 2019  |  19:03 WIB
Petani menjemur gabah di tempat pengeringan gabah, di Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (7/2/2018). - ANTARA/Mohammad Ayudha
Petani menjemur gabah di tempat pengeringan gabah, di Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (7/2/2018). - ANTARA/Mohammad Ayudha

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan Presiden sudah menginstruksikan bahwa harga gabah di tingkat petani terendah sebesar Rp4.070 per kilogram.

"Harga gabah tidak boleh di bawah Rp4.070 itu perintah presiden," kata Amran seperti dikutip Antara, Kamis (28/3/2019).

Amran meminta para petani tidak menjual gabahnya di bawah Rp4.070 per kilogram dan nantinya Kementerian Pertanian juga akan melakukan komunikasi dengan Bulog.

Ia mengatakan jika gabah itu dijual hanya Rp3.400 per kilogram, maka sangat tidak menguntungkan para petani sehingga pemerintah akan intervensi.

"Harga Rp4.070 itu minimal, nanti diatur dengan Bulog, karena Bulog mempunyai 'dryer' (alat pengering padi)," ujarnya.

Semantara itu, Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sutatang mengatakan pada musim panen kali ini harga gabah petani sangat rendah, karena mencapai Rp3.400 per kilogram.

"Padahal pada musim panen tahun lalu gabah kita dijual sampai Rp5.000 per kilogramnya," katanya.

Dengan adanya patokan dari pemerintah sebesar Rp4.070, menurut Tatang, belum bisa menutup ongkos produksi para petani. Saat ini kalau dihitung biaya produksi bisa mencapai Rp30 juta per hektare.

Adapun, pemerintah hanya menetapkan harga gabah Rp4.070 per kilogram, tentu itu tidak bisa membuat petani menutupi ongkos produksi. "Minimal itu harga Rp5.000 per kilogram, karena petani bisa mendapatkan keuntungan," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertanian gabah
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top