Libur Nataru, Ngurah Rai Satu-Satunya Bandara yang Penumpang Domestiknya Melonjak

Selama Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, hanya bandara Ngurah Rai, Bali yang mengalami lonjakan jumlah angkutan penumpang domestik.
Rinaldi Mohammad Azka | 06 Januari 2019 22:43 WIB
Wisatawan membawa barang milik mereka setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis (27/12/2018). - Antara/Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA – Selama Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru), hanya bandara Ngurah Rai, Bali yang mengalami lonjakan jumlah angkutan penumpang domestik.

Kementerian Perhubungan mengungkap aktivitas penumpang di 36 bandara terpantau cukup ramai, tetapi berjalan lancar tanpa adanya kendala.

Terdapat kenaikan jumlah penumpang domestik yang diangkut hanya di Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar sebanyak 282.109 penumpang atau naik 1,69% dibandingkan dengan Nataru tahun lalu sebanyak 277.427 penumpang.

Selain Ngurah Rai, seluruh bandar udara yang dipantau Kemenhub mengalami penurunan jumlah penumpang. Bandara dengan penurunan tertinggi adalah Bandara Solo sebanyak 53.458 atau turun 37,19% dibandingkan 2017 sebanyak 85.109 penumpang.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti menuturkan bahwa penurunan jumlah penumpang domestik di masa Nataru merupakan sebuah hal yang wajar.

"Kalau kita lihat datanya terdapat kenaikan jumlah penumpang keberangkatan internasional di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Husein Sastranegara, Juanda, dan Soekarno Hatta dengan kenaikan tertinggi terdapat di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai sebesar 48,78%. Mungkin disebabkan karena mereka ini telah mempersiapkan liburan ke luar negeri, dengan berburu tiket murah misalnya," jelas Polana, seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima Bisnis, Minggu (6/1/2019).

Sementara itu, on time performance (OTP) rata-rata penerbangan domestik selama 20 Desember 2018--5 Januari 2019 sebesar 78,73% dengan maskapai Air Asia sebagai pemilik OTP tertinggi sebesar 90,01% dengan total penerbangan sebanyak 801 penerbangan.

Jumlah penerbangan yang melayani keberangkatan luar negeri tersebut mencapai 5.032 penerbangan, naik 8,89% dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya 4.621 penerbangan.

Jumlah penumpang ke luar negeri sebanyak 877.578 penumpang atau mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 14,55% dibanding total jumlah 766.106 penumpang pada tahun lalu.

Polana berharap setelah Posko Nataru 2018/2019 dapat ditutup, hasil evaluasinya nanti baik dan meninggalkan kesan baik pula bagi seluruh pengguna jasa layanan angkutan udara.

"Kami berharap seluruh pengguna jasa layanan angkutan udara merasa terlayani dengan baik selama masa Nataru, kami akan terus meningkatkan pelayanan sehingga minat masyarakat dalam menggunakan pesawat terus meningkat," jelasnya.


Tag : bandara ngurah rai
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top