Pemerintah Siapkan Lembaga Modal Ventura Topang Ekonomi Digital

Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah sedang menyiapkan pembentukan lembaga modal ventura untuk menopang ekonomi digital di Indonesia.
Yodie Hardiyan | 11 November 2018 00:00 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) menyimak penjelasan maket rumah sebelum berdiskusi dengan masyarakat kreatif Bandung di Simpul Space, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/11/2018). Selain meninjau produk kreatif, Presiden berdialog dengan masyarakat kreatif Bandung dalam upaya mengembangkan ekonomi digital. - Antara/Wahyu Putro

Bisnis.com, BANDUNG – Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah sedang menyiapkan pembentukan lembaga modal ventura untuk menopang ekonomi digital di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Presiden ketika berdialog dengan pelaku industri kreatif di Bandung Creative City Forum (BCCF) di Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/11/2018).

Presiden mengatakan lembaga modal ventura itu diperlukan sama seperti yang ada di negara-negara lain.

"Digital economy kita, yang sampai saat ini memang belum, dari dalam negeri kita ini, belum ada yang berani membiayai startup kita untuk bisa meloncat ke jenjang yang lebih tinggi," kata Presiden.

Presiden tidak memerinci rencana pembentukan lembaga modal ventura tersebut. Presiden kemudian mengingatkan bahwa Indonesia telah memiliki empat unicorn atau perusahaan rintisan dengan nilai valuasi lebih dari US$1 miliar yaitu Traveloka, Gojek, Bukalapak, dan Tokopedia.

"Saya senang Gojek sekarang sudah intervensi ke Vietnam dan akan ke Filipina, akan ke Singapura. Saya kira hal-hal seperti ini saya senang, teknologi kita sudah mulai masuk ke negara-negara lain," kata Presiden yang juga menyatakan bahwa negara lain "takut" terhadap Gojek.

Kegiatan di BCCF itu merupakan salah satu agenda Presiden selama di Bandung pada Sabtu. Presiden dijadwalkan menggelar sejumlah agenda lainnya di kota yang sama pada Minggu (11/11/2018).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekonomi kreatif, modal ventura

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top